-
John Herdman resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia dengan melibatkan asisten pelatih lokal pilihan.
-
PSSI menyerahkan keputusan penuh kepada John Herdman untuk menyeleksi pendamping dari pelatih lokal.
-
Agenda perkenalan resmi John Herdman dijadwalkan berlangsung pada Senin 12 Januari 2026 mendatang.
Suara.com - John Herdman resmi sebagai juru taktik utama, Timnas Indonesia. Siapa asisten pelatih dia?
Langkah ini menandai visi strategis PSSI dalam membangun fondasi sepak bola nasional yang lebih kuat dan kompetitif.
Salah satu poin penting dalam kesepakatan ini adalah keterlibatan tenaga ahli domestik untuk memperkuat komposisi staf kepelatihan.
Federasi sepak bola Indonesia ingin memastikan bahwa kehadiran pelatih asal Inggris tersebut memberikan dampak positif bagi pelatih lokal.
Sumardji selaku Ketua Badan Tim Nasional (BTN) menegaskan bahwa sejumlah kandidat pelatih lokal telah masuk dalam radar pantauan.
Meskipun PSSI menyodorkan nama kandidat, wewenang penuh dalam menentukan rekan kerja tetap berada di tangan Herdman.
John Herdman yang secara resmi diumumkan pada Sabtu (3/1/2026) dipastikan membawa visi teknis yang sangat spesifik untuk tim.
Hingga saat ini, diketahui bahwa mantan pelatih timnas Kanada tersebut hanya membawa satu asisten kepercayaan dari luar negeri.
Asisten asing yang dibawa tersebut disinyalir akan mengemban tanggung jawab khusus sebagai pelatih fisik skuat Merah Putih.
Baca Juga: John Herdman: Potensi dan Bakat Timnas Indonesia Sangat Besar
Publik sepak bola tanah air dijadwalkan akan melihat perkenalan resmi sang pelatih pada Senin (12/1/2026) mendatang.
Dalam diskusi intensif dengan BTN, Herdman memberikan batasan tegas mengenai jumlah staf asing yang akan ia gunakan.
Pelatih berpengalaman ini berkomitmen hanya akan memboyong maksimal tiga orang asisten dari luar negeri ke dalam timnya.
Keputusan ini membuka pintu lebar bagi pelatih-pelatih terbaik Indonesia untuk berkontribusi langsung di level tim nasional senior.
Langkah inklusif tersebut dinilai sebagai upaya nyata untuk melakukan transfer pengetahuan teknis secara efektif dan berkelanjutan.
PSSI melihat momentum ini sebagai peluang emas untuk meningkatkan standar kepelatihan bagi para instruktur sepak bola di dalam negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Resmi! Kata-kata Liam Rosenior Usai Dikontrak Chelsea Hingga 2032
-
Pelaku Cuma Ditegur, Ini Klarifikasi Kafi FC soal Tendangan Kung Fu Liga 4 Yogya
-
Sassuolo vs Juventus: Dear Jay Idzes, Hati-hati dengan Mesin Gol Si Nyonya Tua Ini
-
Paul Scholes Peringatkan Man United Jangan Rekrut Enzo Maresca, Kenapa?
-
Data Menyedihkan di Balik Ruben Amorin Dipecat Manchester United, Parah Sih...
-
Calon Pelatih Chelsea Liam Rosenior: Pengagum Sir Alex Ferguson, Peniru Jurgen Klopp
-
Komentar Tidak Biasa Pelatih Asal Malaysia Soal John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Cerita John Herdman Kena Maki Eks Pelatih Lionel Messi
-
Horor Menit 73 Liga 4 DIY: Tendangan Kung Fu Leher Disasar, Wasit Tutup Mata
-
Ngeri! Anggota FBI Pantau Laga Maroko vs Kongo di Piala Afrika 2025, Mau Nyulik Siapa?