-
Manchester United resmi memecat Ruben Amorim akibat konflik internal dan hasil imbang kontra Leeds.
-
Alejandro Garnacho memberikan sindiran melalui media sosial atas pemecatan mantan pelatihnya di Manchester United.
-
Hubungan buruk antara Amorim dan manajemen serta pemain menjadi penyebab utama kegagalan kerja sama.
Suara.com - Pemecatan Ruben Amorim dari kursi manajer Manchester United langsung memicu berbagai reaksi.
Salah satu yang paling menyita perhatian datang dari mantan pemain Red Devils, Alejandro Garnacho, yang kini memperkuat Chelsea.
Winger timnas Argentina itu diduga melontarkan sindiran halus kepada Amorim tak lama setelah kabar pemecatan sang pelatih diumumkan.
Manchester United resmi memecat Ruben Amorim pada Senin (5/1/2026), kurang dari 24 jam setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United di Elland Road.
Keputusan tersebut diambil menyusul meningkatnya ketegangan internal, termasuk pernyataan Amorim yang mengaku ingin menjadi manajer, bukan sekadar pelatih kepala.
Laporan sejumlah media Inggris menyebutkan keputusan pemecatan Amorim diambil oleh jajaran pimpinan klub, termasuk CEO Omar Berrada dan direktur olahraga Jason Wilcox.
Disebutkan, terjadi keretakan hubungan antara Amorim dan manajemen Manchester United, yang akhirnya membuat kerja sama tak bisa dilanjutkan.
Kabar pemecatan Amorim disambut suka cita oleh Garnacho.
Mantan winger Manchester United yang hijrah ke Chelsea itu terlihat menyukai unggahan Instagram jurnalis ternama Fabrizio Romano yang mengonfirmasi pemecatan Ruben Amorim.
Baca Juga: Zidane hingga Southgate, 7 Kandidat Pengganti Ruben Amorim di Manchester United Versi Media Inggris
Respon dari Garnacho ini pun mendapat banyak komentar netizen.
“Garnacho masih di posisi yang sama di klub berbeda. Duduk di bangku cadangan dan menunggu manajer baru,” komentar netizen.
Seperti diketahui, Garnacho dan Amorim memang sempat berselisih saat masih bekerja sama di Manchester United.
Amorim beberapa kali mencadangkan Garnacho dalam laga-laga penting, termasuk final Liga Europa musim 2024/2025.
Situasi tersebut memuncak ketika Garnacho dan sang kakak secara terbuka mengkritik Amorim, yang berujung pada sang pemain dibekukan dan harus berlatih terpisah dari skuad utama sebelum akhirnya pindah ke Chelsea.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?
-
Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna, Ini Dalih Alvaro Arbeloa
-
Nganggur Milih-milih Pekerjaan, Xabi Alonso Tolak Latih Klub Problematik
-
Persib Bandung Fokus ke Super League, Federico Barba: Kami Ingin Menang di Setiap Laga
-
Babak Baru Kasus Rasisme Vinicius Jr: Kubu Gianluca Prestianni Melawan Balik
-
Dampak Kegemilangan Debut Maarten Paes di Ajax, Pelatih Lawan Sampai Ngamuk
-
Last Man Standing, 2 Penggawa Timnas Indonesia Bisa Saling Hancurkan di Liga Champions Asia