- PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Sabtu, 3 Januari 2026.
- Herdman fokus membangun kultur tim melalui filosofi persaudaraan dan kebersamaan sebelum taktik.
- Pengalamannya di Kanada menunjukkan pembangunan karakter jangka panjang adalah fondasi tim elite.
Suara.com - PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Sabtu, 3 Januari 2026.
Kehadirannya membawa harapan baru, bukan hanya dari sisi taktik, tetapi juga pembangunan budaya tim.
Herdman dikenal luas sebagai pelatih yang fokus membangun kultur sebelum bicara strategi.
Pengalamannya bersama Timnas Kanada putra dan putri menjadi bukti nyata pendekatan tersebut.
Perubahan besar yang ia lakukan selalu dimulai dari ruang ganti, bukan papan taktik.
Filosofi utama Herdman bertumpu pada konsep brotherhood atau persaudaraan.
Ia menekankan kebersamaan, kepercayaan, serta penghapusan ego demi tujuan kolektif.
Di Kanada, transformasi tim dimulai dari mentalitas dan kohesi internal pemain.
Identitas tim yang kuat lahir dari rasa saling percaya dan disiplin emosional.
Baca Juga: Dipecat PSSI, Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Ini Justru Direkrut AZ Alkmaar
Jason deVos menilai pendekatan Herdman berakar pada pembangunan karakter jangka panjang.
Ia menekankan pengembangan pemain sejak usia muda sebagai fondasi menuju level elite.
Pengaruh Herdman juga dirasakan secara personal oleh banyak pemain.
Rhian Wilkinson mengaku sang pelatih mengubah dirinya, bukan hanya sebagai pesepak bola.
Diana Matheson menegaskan bahwa proses dan nilai kebersamaan sama pentingnya dengan kemenangan.
Bagi Herdman, gaya bermain dan siapa yang menjalankannya memiliki makna besar.
Berita Terkait
-
Dipecat PSSI, Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Ini Justru Direkrut AZ Alkmaar
-
Blak-blakan, John Herdman Akui Terpikat Antusias Supporter Timnas Indonesia
-
Statistik Laga John Herdman Ternyata Jauh Ungguli Shin Tae-yong, Kok Bisa?
-
John Herdman Diminta Prioritaskan Regenerasi Timnas Indonesia, Siap Penuhi Target Prestasi?
-
Jordi Cruyff: di Negeri Orang Tuai Hujatan, Pulang Kampung Panen Pujian
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut