- PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pada Sabtu, 3 Januari 2026.
- Herdman dikontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan, dengan target utama Piala Asia 2027.
- Kedatangan Herdman di Jakarta pada 11 Januari 2026 sama persis dengan pendahulunya, Patrick Kluivert.
Suara.com - Kebetulan unik mewarnai dimulainya era baru kepelatihan Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman.
Pelatih asal Inggris ini dijadwalkan akan menginjakkan kakinya di Jakarta pada tanggal yang sama persis dengan pendahulunya, Patrick Kluivert setahun yang lalu.
PSSI secara resmi telah mengumumkan penunjukan John Herdman sebagai nakhoda baru skuad Garuda pada Sabtu (3/1/2026).
Ia diikat dengan sebuah proyek jangka panjang, menandatangani kontrak awal berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya, yang berpotensi membuatnya menukangi tim hingga 2030.
Target awal yang dibebankan padanya adalah membawa Timnas Indonesia berprestasi di ajang Piala Asia 2027.
Kinerjanya di turnamen tersebut akan menjadi evaluasi utama untuk menentukan kelanjutan masa depannya.
Di tengah antusiasme publik menyambut kedatangannya, terungkap sebuah fakta menarik.
John Herdman dijadwalkan akan tiba di Jakarta pada hari Minggu, 11 Januari 2026 dan akan diperkenalkan secara resmi kepada media pada hari Senin, (12/1/2026).
Tanggal ini seolah menjadi sebuah de javu. Tepat setahun sebelumnya, pada 11 Januari 2025, Patrick Kluivert juga mendarat di Jakarta untuk memulai petualangannya bersama Timnas Indonesia dan diperkenalkan secara resmi pada keesokan harinya.
Baca Juga: Dipecat PSSI, Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Ini Justru Direkrut AZ Alkmaar
Meskipun tanggal kedatangannya sama persis, para suporter Garuda tentu mengharapkan hasil akhir yang sama sekali berbeda.
Era Patrick Kluivert yang dimulai dengan ekspektasi setinggi langit, harus berakhir dengan kekecewaan setelah gagal total di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kini dengan datangnya John Herdman, seorang pelatih dengan rekam jejak teruji dalam membawa tim non unggulan ke panggung dunia, harapan baru kembali membumbung tinggi.
Publik menanti, apakah kesamaan tanggal ini hanya sebuah kebetulan atau justru sebuah pertanda dimulainya sebuah era yang jauh lebih cerah dan berprestasi bagi Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
6 Assist, 5 Gol! John Herdman Layak Panggil Ezra Walian ke Timnas Indonesia
-
Ajax Amsterdam Dikabarkan Incar Bek Kiri Timnas Indonesia, Rekomendasi Denny Landzaat?
-
Komdis PSSI: Muhammad Hilmi, Pelaku Tendangan Kung Fu di Liga 4 Layak Dihukum Berat
-
Prediksi Pelatih Lokal yang Dampingi John Herdman Sebagai Asisten Pelatih Timnas Indonesia
-
Melihat Potensi Nyetel Antara Filosofis John Herdman di Kanada dengan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?
-
Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna, Ini Dalih Alvaro Arbeloa
-
Nganggur Milih-milih Pekerjaan, Xabi Alonso Tolak Latih Klub Problematik
-
Persib Bandung Fokus ke Super League, Federico Barba: Kami Ingin Menang di Setiap Laga
-
Babak Baru Kasus Rasisme Vinicius Jr: Kubu Gianluca Prestianni Melawan Balik
-
Dampak Kegemilangan Debut Maarten Paes di Ajax, Pelatih Lawan Sampai Ngamuk
-
Last Man Standing, 2 Penggawa Timnas Indonesia Bisa Saling Hancurkan di Liga Champions Asia