- Joey Pelupessy mengungkapkan kehancuran akibat kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
- Debut Pelupessy terjadi Maret 2025 melawan Bahrain; keputusannya dibela Indonesia dipengaruhi Patrick Kluivert.
- Setelah 206 hari mimpi Piala Dunia berakhir, kini Pelupessy fokus membuktikan diri untuk Asian Cup 2027.
“Jika kamu kalah dua kali, berarti memang tidak berhak. Tapi kami berada di ambang untuk lolos cepat. Lalu tiba-tiba semuanya berakhir. Saya benar-benar hancur. Perasaan itu bertahan setidaknya dua minggu.”
“Saya bisa bermain di Piala Dunia. Ini satu-satunya kesempatan saya, seratus persen. Lima tahun lagi saya akan berusia 37. Jangan pernah bilang tidak mungkin, tapi saya lebih realistis. Harusnya ini terjadi sekarang.”
“Bukan berarti kita menangis di telepon, tapi kamu bekerja untuk sesuatu dan tiba-tiba itu berakhir begitu saja.” ucapnya.
Target di Piala Asia 2027
Meski gagal di Piala Dunia, Pelupessy tetap merasa bangga membela Timnas Indonesia. Semangat itu masih ada di Joey.
Ia kini menatap Asian Cup 2027 sebagai kesempatan berikutnya untuk membuktikan kemampuannya di level internasional.
“Pengalaman ini sungguh memperkaya saya. Saya bangga bisa mencapai hal ini, secara pribadi dan tak terduga. Saya sudah bermain di Australia, Jepang, Bali, Surabaya, Jakarta, dan Saudi Arabia. Semua itu sangat berarti bagi saya,” ujar Pelupessy.
“Piala Asia, Januari 2027. Kami (Timnas Indonesia) sudah lolos. Tugas saya adalah menunjukkan bahwa saya masih layak di timnas.” ungkap Joey Pelupessy kepada Ralph Blijlevens dari Tubantia.nl
Timnas Indonesia saat ini dilatih pelatih asal Inggris, John Herdman. Besar kemungkinan, Joey masih akan tetap dipanggil Herdman untuk Piala Asia 2027.
Baca Juga: Pegang Estafet Kepelatihan, John Herdman Bersaing dengan Waktu Susun Pakem Terbaik Skuat Garuda
Tag
Berita Terkait
-
Pegang Estafet Kepelatihan, John Herdman Bersaing dengan Waktu Susun Pakem Terbaik Skuat Garuda
-
John Herdman Dibuat Pusing Komposisi Pemain Timnas Indonesia, Ada Masalah Apa?
-
PSSI Pamerkan Koleksi Penghargaan Mentereng Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
-
Ujian Jay Idzes di Sassuolo vs Juventus, Hadapi Striker Polesan John Herdman
-
Jejak Sjoerd Woudenberg, Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Kini Gabung AZ Alkmaar
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?
-
Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Lampaui Diego Maradona, Kembali Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Profesor Olahraga Soroti Integritas FIFA, Kontroversi Argentina vs Mesir Rusak Kepercayaan Publik
-
Christian Pulisic Kecewa Berat, Amerika Serikat Akhiri Piala Dunia 2026 Secara Tragis
-
Bruno Fernandes Yakin Portugal Bisa Juara Piala Dunia Tanpa Cristiano Ronaldo
-
Belum Kebobolan di Piala Dunia 2026, Marc Cucurella Pede Spanyol Bisa Jadi Juara