Bola / Bola Indonesia
Selasa, 06 Januari 2026 | 17:18 WIB
Joey Pelupessy memang dibawa Patrick Kluivert untuk bela timnas Indonesia. (Instagram/@joeypelupessy)
Baca 10 detik
  • Joey Pelupessy mengungkapkan kehancuran akibat kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
  • Debut Pelupessy terjadi Maret 2025 melawan Bahrain; keputusannya dibela Indonesia dipengaruhi Patrick Kluivert.
  • Setelah 206 hari mimpi Piala Dunia berakhir, kini Pelupessy fokus membuktikan diri untuk Asian Cup 2027.

“Jika kamu kalah dua kali, berarti memang tidak berhak. Tapi kami berada di ambang untuk lolos cepat. Lalu tiba-tiba semuanya berakhir. Saya benar-benar hancur. Perasaan itu bertahan setidaknya dua minggu.”

“Saya bisa bermain di Piala Dunia. Ini satu-satunya kesempatan saya, seratus persen. Lima tahun lagi saya akan berusia 37. Jangan pernah bilang tidak mungkin, tapi saya lebih realistis. Harusnya ini terjadi sekarang.”

“Bukan berarti kita menangis di telepon, tapi kamu bekerja untuk sesuatu dan tiba-tiba itu berakhir begitu saja.” ucapnya.

Target di Piala Asia 2027

Meski gagal di Piala Dunia, Pelupessy tetap merasa bangga membela Timnas Indonesia. Semangat itu masih ada di Joey.

Ia kini menatap Asian Cup 2027 sebagai kesempatan berikutnya untuk membuktikan kemampuannya di level internasional.

“Pengalaman ini sungguh memperkaya saya. Saya bangga bisa mencapai hal ini, secara pribadi dan tak terduga. Saya sudah bermain di Australia, Jepang, Bali, Surabaya, Jakarta, dan Saudi Arabia. Semua itu sangat berarti bagi saya,” ujar Pelupessy.

“Piala Asia, Januari 2027. Kami (Timnas Indonesia) sudah lolos. Tugas saya adalah menunjukkan bahwa saya masih layak di timnas.” ungkap Joey Pelupessy kepada Ralph Blijlevens dari Tubantia.nl

Timnas Indonesia saat ini dilatih pelatih asal Inggris, John Herdman. Besar kemungkinan, Joey masih akan tetap dipanggil Herdman untuk Piala Asia 2027.

Baca Juga: Pegang Estafet Kepelatihan, John Herdman Bersaing dengan Waktu Susun Pakem Terbaik Skuat Garuda

Load More