-
Sjoerd Woudenberg resmi ditunjuk sebagai pelatih kiper baru AZ Alkmaar hingga akhir musim.
-
Mantan pelatih kiper Timnas Indonesia ini menyusul hengkang setelah era Patrick Kluivert berakhir.
-
Woudenberg memiliki rekam jejak melatih di Belanda, Afrika Selatan, hingga Liga 1 Indonesia.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola Eropa terkait mantan staf kepelatihan skuad Garuda, Timnas Indonesia.
Klub papan atas Eredivisie Belanda yakni AZ Alkmaar secara resmi memperkenalkan tenaga ahli baru.
Sosok tersebut adalah Sjoerd Woudenberg yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih kiper Timnas Indonesia.
Pria berusia 39 tahun ini dipastikan akan langsung mengemban tugas di kompetisi kasta tertinggi Belanda.
Langkah ini diambil manajemen klub guna memperkuat komposisi tim kepelatihan mereka pada musim kompetisi saat ini.
Pihak klub telah memberikan pernyataan resmi mengenai durasi kerja yang akan dijalani oleh sang pelatih.
"Sjoerd Woudenberg adalah pelatih kiper baru AZ. Pelatih kiper akan segera bergabung dan telah menandatangani kontrak hingga akhir musim," tulis AZ di laman resmi.
Kehadiran Woudenberg diharapkan mampu meningkatkan performa para penjaga gawang yang dimiliki oleh klub tersebut.
Proses penandatanganan kontrak dilakukan setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan mengenai visi dan misi tim.
Baca Juga: Prediksi Pelatih Lokal yang Dampingi John Herdman Sebagai Asisten Pelatih Timnas Indonesia
Transisi kepelatihan ini menjadi sorotan karena Woudenberg memiliki pengalaman internasional yang sangat luas di berbagai negara.
Sebelum kembali ke Belanda ia merupakan bagian penting dari proyek besar PSSI di tanah air.
Woudenberg datang ke Indonesia sebagai asisten dari pelatih ternama dunia yakni Patrick Kluivert.
Keduanya mulai meracik kekuatan Timnas Indonesia sejak resmi diperkenalkan pada bulan Januari 2025 yang lalu.
Tugas besar mereka kala itu adalah membawa Garuda bersinar di kancah internasional melalui tangan dingin kepelatihan.
Namun kebersamaan Woudenberg dengan sepak bola Indonesia harus berakhir lebih cepat dari perkiraan awal banyak pihak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bukan Sekadar Baca Slide! 4 Rahasia Presentasi Maut untuk Pikat Klien
-
Wajah Kemanusiaan di Tengah Kesenjangan Kelas dalam Film 'Parasite'
-
Senin 24 Agustus 2026 Bank Buka atau Tidak? Ini Jadwal Operasional saat Libur Maulid Nabi
-
Bahlil Jawab Isu Pembatasan Pertalite: Masih Dikaji, Belum Ada Perubahan!
-
Mendagri Jawab Isu Haji Isam Koordinir Karhutla Kalsel Atas Mandat Prabowo
-
5 Sampo Uban Terbaik untuk Pria, Praktis Tak Gampang Luntur
-
Ekonomi RI Naik Kelas, Riset DBS Ungkap Peluang Sustainability Shift di 5 Sektor Strategis
-
Sentuh Hati Jutaan Orang, Kreator Asal Aceh Zia Maulidin Raih 2,2 Miliar Likes Lewat Konten Healing
-
Mau Sepatu ASICS? Nasabah BRI Bisa Dapat Diskon Kilat Rp300 Ribu, Begini Caranya
-
2,578.0 km: Saat Semesta Mengalahkan Itinerary Manusia Lewat Cinta Baru