- Joey Pelupessy mengungkapkan kehancuran akibat kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
- Debut Pelupessy terjadi Maret 2025 melawan Bahrain; keputusannya dibela Indonesia dipengaruhi Patrick Kluivert.
- Setelah 206 hari mimpi Piala Dunia berakhir, kini Pelupessy fokus membuktikan diri untuk Asian Cup 2027.
Suara.com - Joey Pelupessy buka suara soal perasaannya yang hancur saat Timnas Indonesia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Setelah cukup lama bungkam, Joey mengungkap rasa sakit dan kecewanya usai kegagalan tim Merah Putih di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pelupessy mengaku tak pernah membayangkan akan membela Indonesia. Namun, pada saat debutnya yang disaksikan 70.000 suporter, Joey merasa sangat terharu dan bangga.
Apalagi di laga debutnya bersama Timnas Indonesia pada 25 Maret 2025 melawan Bahrian, istri, dua anaknya serta sang ayah turut menyaksikan.
“Momen itu benar-benar menyentuh saya. Ayah saya jarang bepergian, tapi kali ini dia hadir,” ungkapnya.
“Saya tahu di mana mereka duduk. Momen itu sangat mengharukan. Biasanya saya tidak seperti itu, tapi ini sangat istimewa. Apalagi ayah saya hadir. Dia jarang pergi ke mana-mana. Jika dia dari Nijverdal ke Wierden saja, itu sudah jauh baginya.”
Tahun 2025 menjadi fase penting dalam karier Pelupessy. Ia memulai petualangan baru di Belgia, bermain untuk Lommel SK, dan pada usia matang, resmi menjadi pemain Timnas Indonesia.
Diakui oleh Joey, keputusannya membela Indonesia dipengaruhi oleh sosok Patrick Kluivert. Joey sudah mengenal Kluivert sejak di Jong FC Twente.
Setelah mendapatkan kewarganegaraan Indonesia di Roma pada bulan Maret, Pelupessy langsung terbang ke Sydney untuk laga Kualifikasi Piala Dunia melawan Australia.
Baca Juga: Pegang Estafet Kepelatihan, John Herdman Bersaing dengan Waktu Susun Pakem Terbaik Skuat Garuda
Debut resminya terjadi lima hari kemudian di Jakarta melawan Bahrain, dengan kemenangan 1-0 untuk Indonesia.
Mimpi Piala Dunia Selama 206 Hari
Mimpi Piala Dunia Pelupessy berlangsung 206 hari, dari pertandingan pertama di Sydney hingga kekalahan 0-1 pada 11 Oktober melawan Irak di Arab Saudi. Semua harapan untuk debut Indonesia di Piala Dunia pun sirna.
Tak lama setelah itu, Kluivert dan seluruh staf Belanda dipecat.
“Kamu tahu itu bisa terjadi. Begitulah dunia sepak bola. Semua orang tahu itu.”
Kekalahan tersebut sangat menyakitkan. Setelah kalah dari Arab Saudi, Indonesia juga kalah dari Irak. Gol 1-0 Irak pada menit ke-87 menghancurkan sisa harapan terakhir.
Tag
Berita Terkait
-
Pegang Estafet Kepelatihan, John Herdman Bersaing dengan Waktu Susun Pakem Terbaik Skuat Garuda
-
John Herdman Dibuat Pusing Komposisi Pemain Timnas Indonesia, Ada Masalah Apa?
-
PSSI Pamerkan Koleksi Penghargaan Mentereng Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
-
Ujian Jay Idzes di Sassuolo vs Juventus, Hadapi Striker Polesan John Herdman
-
Jejak Sjoerd Woudenberg, Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Kini Gabung AZ Alkmaar
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Raih Gelar Young Player of The Month, Muhammad Ragil Ingin Terus Belajar
-
Luis Enrique Tegaskan PSG vs Liverpool Tanpa Favorit
-
Jadwal Pekan 27 BRI Super League, Persib dan Persija Ketemu Lawan Berat, Borneo FC Menang Mudah?
-
Peringatan untuk Bojan Hodak! Bali United Serius Jegal Persib Bandung
-
Performa Dean Zandbergen yang Bikin Timnas Indonesia Harus Segera Rekrut Naturalisasi
-
Wiljan Pluim Bongkar Skandal Paspor, Soroti Dampaknya ke Pemain Timnas Indonesia
-
Vietnam dan Indonesia Hancurkan Malaysia di 2 Cabor! Futsal dan Sepak Bola
-
Arne Slot Pastikan Alexander Isak Siap Main Lawan PSG, Tapi dari Bangku Cadangan
-
Hadirkan Ronaldo hingga Del Piero, Jakarta Targetkan Eksposur Global Lewat Clash of Legends