-
Ruben Amorim resmi dipecat Manchester United karena persentase kemenangan hanya mencapai 31,9 persen.
-
Statistik Amorim tercatat sebagai yang paling buruk di antara seluruh pelatih pasca Ferguson.
-
Posisi Manchester United saat ini tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris.
Suara.com - Manajemen Manchester United akhirnya mengambil langkah tegas dengan mengakhiri masa jabatan Ruben Amorim sebagai manajer utama.
Keputusan krusial ini diambil setelah melihat statistik kepemimpinan pria asal Portugal tersebut yang sangat memprihatinkan.
Selama menahkodai Setan Merah, Amorim hanya mampu mempersembahkan kemenangan dalam 15 pertandingan dari total 47 laga.
Sisa laga lainnya berakhir dengan catatan 13 kali hasil imbang dan menelan 19 kali kekalahan pahit.
Kondisi ini menempatkan persentase kemenangan Amorim pada angka 31,9 persen yang merupakan titik nadir klub.
Angka tersebut secara otomatis menobatkan Amorim sebagai pelatih dengan rasio kemenangan terburuk sejak kepergian Alex Ferguson.
Sebagai pembanding, Alex Ferguson sendiri memiliki standar tinggi dengan rata-rata kemenangan mencapai 65,2 persen selama berkarir.
Ferguson berhasil membukukan 528 kemenangan dari total 810 pertandingan yang ia pimpin di Old Trafford.
Jarak kualitas antara Amorim dan Ferguson terlihat sangat kontras jika menilik data statistik resmi tersebut.
Baca Juga: Sindiran Pedas Turki Alalshikh usai Ruben Amorim Dipecat, Doakan Keluarga Glazer Menyusul
Bahkan jika dibandingkan dengan Ralf Rangnick, posisi Amorim masih berada jauh di bawah pelatih asal Jerman itu.
Rangnick yang memimpin dalam 24 pertandingan masih sanggup mencatatkan persentase kemenangan sebesar 41,7 persen bagi United.
Nasib David Moyes yang sering dikritik pun ternyata masih jauh lebih baik jika melihat angka statistik murni.
Moyes mencatatkan 17 kemenangan dari 34 laga dengan total persentase kemenangan sebesar 50 persen di semua ajang.
Nama-nama lain seperti Louis van Gaal dan Ole Gunnar Solskjaer juga memiliki catatan yang jauh mengungguli Amorim.
Van Gaal mengantongi angka 51,3 persen, sementara Solskjaer sedikit lebih unggul dengan torehan 51,4 persen kemenangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?
-
Lengkap! Daftar 8 Tim dan Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Lionel Messi Lampaui Diego Maradona, Kembali Ukir Rekor Baru di Piala Dunia 2026