- Paul Scholes menilai Enzo Maresca lebih sesuai menangani Manchester City daripada Manchester United.
- Manchester United memecat Ruben Amorim pada Senin (5/1/2026) akibat performa buruk di liga.
- Darren Fletcher menjabat sebagai caretaker manager sementara United mencari pengganti permanen musim panas mendatang.
Suara.com - Mantan gelandang Manchester United dan timnas Inggris, Paul Scholes, memberikan pandangannya terkait rumor Enzo Maresca bakal gantikan Ruben Amorim.
Scholes menegaskan bahwa Maresca lebih cocok untuk Manchester City, bukan Old Trafford.
Manchester United tengah mencari manajer baru setelah Amorim dipecat pada Senin (5/1/2026) menyusul periode 14 bulan yang mengecewakan.
Di bawah kepemimpinan Amorim, Setan Merah hanya finis peringkat 15 di Premier League musim lalu dan terus tampil inkonsisten musim ini.
Selain performa di lapangan, hubungan Amorim dengan manajemen klub juga memanas.
Pelatih asal Portugal itu sempat mengkritik klub karena dianggap tidak mendukungnya di pasar transfer, terutama setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds.
Sebagai pengisi sementara, Darren Fletcher ditunjuk menjadi caretaker manager untuk menghadapi Burnley, sementara klub berencana menunjuk manajer permanen pada musim panas mendatang.
Beberapa kandidat awal termasuk Oliver Glasner dari Crystal Palace dan Thomas Tuchel, manajer Inggris yang kontraknya berakhir pasca-Piala Dunia.
Di tengah spekulasi, nama Enzo Maresca muncul sebagai kandidat mengejutkan setelah keluar dari Chelsea.
Baca Juga: Isi Grup WhatsApp Legenda MU Terbongkar Usai Ruben Amorim Dipecat, Fletcher Banjir Dukungan
Scholes mengaku tidak terkejut jika Maresca menjadi target United, namun ia meragukan kecocokannya.
“Apakah Maresca orang yang tepat untuk Manchester United? Saya tidak melihatnya. Dia lebih cocok untuk gaya Manchester City,” kata Scholes di podcast The Good, The Bad and The Football.
Scholes menambahkan bahwa Maresca memiliki pengalaman dan filosofi yang sesuai dengan Pep Guardiola, sehingga ideal untuk menjadi pengganti jangka panjang Guardiola di City. Mantan rekan setim Scholes, Nicky Butt, juga setuju:
“Jika saya penggemar Man City, saya ingin dia datang. Dia mengerti filosofi klub dan cara Pep bekerja. Tidak akan banyak perubahan dari yang ada sekarang.”
Meski rumor mengaitkan Maresca dengan Old Trafford, Scholes menilai faktor kontrol penuh atas klub menjadi pertimbangan penting, seperti yang ia alami di Chelsea.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Pundit Belanda Kritik keras Maarten Paes Usai Ajax Telan Pil Pahit Lagi
-
Raih Gelar Young Player of The Month, Muhammad Ragil Ingin Terus Belajar
-
Luis Enrique Tegaskan PSG vs Liverpool Tanpa Favorit
-
Jadwal Pekan 27 BRI Super League, Persib dan Persija Ketemu Lawan Berat, Borneo FC Menang Mudah?
-
Peringatan untuk Bojan Hodak! Bali United Serius Jegal Persib Bandung
-
Performa Dean Zandbergen yang Bikin Timnas Indonesia Harus Segera Rekrut Naturalisasi
-
Wiljan Pluim Bongkar Skandal Paspor, Soroti Dampaknya ke Pemain Timnas Indonesia
-
Vietnam dan Indonesia Hancurkan Malaysia di 2 Cabor! Futsal dan Sepak Bola
-
Arne Slot Pastikan Alexander Isak Siap Main Lawan PSG, Tapi dari Bangku Cadangan
-
Hadirkan Ronaldo hingga Del Piero, Jakarta Targetkan Eksposur Global Lewat Clash of Legends