- Liam Rosenior mengumumkan dirinya akan menjadi manajer baru Chelsea pada konferensi pers Strasbourg, Selasa (6/1/2026).
- Kesepakatan verbal telah tercapai, termasuk membawa Kalifa Cisse dan Justin Walker sebagai staf pelatihnya.
- Keputusan ini juga didorong faktor keluarga dan menunjukkan rasa hormat besar terhadap Strasbourg.
Suara.com - Liam Rosenior mengumumkan bahwa akan menjadi manajer baru Chelsea dalam konferensi pers perpisahan di Strasbourg, Selasa (6/1/2026) waktu setempat.
Dalam pernyataan kepada media, Rosenior menegaskan bahwa ia telah mencapai kesepakatan verbal dengan klub Premier League tersebut, termasuk membawa asistennya, Kalifa Cisse dan Justin Walker, untuk bergabung.
“Sabtu lalu, saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Sekarang, sepertinya saya akan menjadi manajer klub sepakbola terbesar itu. Kesempatan ini adalah sesuatu yang tidak bisa saya tolak saat ini,” ujar Rosenior dikutip dari Dailymail.
“Mereka memiliki skuad yang luar biasa, basis penggemar yang hebat, dan merupakan juara Piala Dunia Antarklub.”
Rosenior menekankan bahwa konferensi pers ini ia lakukan sebagai bentuk rasa hormat kepada Strasbourg.
Ia juga menjawab semua pertanyaan wartawan, termasuk soal tudingan bahwa kepindahannya dianggap tidak menghormati klub lama.
“Justru sebaliknya. Ini menunjukkan rasa hormat yang besar, bukan hanya untuk kerja yang saya lakukan, tapi untuk apa yang telah dicapai klub ini. Chelsea bisa memilih pelatih manapun di dunia, dan saya terpilih. Ini hari terakhir saya sebagai manajer Strasbourg,” jelas Rosenior.
Rosenior melakukan perjalanan ke London pada Minggu untuk membahas kepindahannya ke Chelsea, yang saat itu bermain imbang 1-1 melawan Manchester City.
Ia ditemani oleh Presiden Strasbourg Marc Keller dan Direktur Olahraga David Weir.
Baca Juga: Chelsea Tantang Juventus dalam Perburuan Sandro Tonali di Bursa Transfer Januari
“Kemarin kami duduk bersama selama tujuh jam dalam berbagai pertemuan, membahas bagaimana cara memperkuat tim Chelsea. Beberapa pihak mengatakan proyek ini hanya untuk kepentingan satu klub, tapi saya yakin waktu akan membuktikan sebaliknya,” tambahnya.
Selain tantangan profesional, Rosenior mengaku faktor keluarga menjadi salah satu alasan utamanya meninggalkan Strasbourg.
“Kesempatan ini juga memungkinkan saya kembali berkumpul dengan keluarga, yang memainkan peran besar dalam keputusan saya.”
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Chelsea Tantang Juventus dalam Perburuan Sandro Tonali di Bursa Transfer Januari
-
Zidane hingga Southgate, 7 Kandidat Pengganti Ruben Amorim di Manchester United Versi Media Inggris
-
6 Kandidat Pengganti Ruben Amorim di Manchester United: Dari Xavi hingga Enzo Maresca
-
Sukses Bikin Pep Guardiola Garuk-garuk Kepala, Pelatih Bau Kencur Chelsea Bilang Begini
-
Francesco Farioli Tolak Chelsea, Liam Rosenior Hampir Pasti ke Stamford Bridge
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
Pilihan
Terkini
-
Striker Juventus: John Herdman Pelatih yang Bisa Mengubah Batu Jadi Berlian
-
Bersinar di Barcelona, Joan Garcia Bicara Realistis soal Jadi Kiper Nomor1Spanyol
-
Prediksi Skor Manchester City vs Brighton: The Citizens Incar Poin Penuh
-
Persib Bandung vs Persija, Suporter Tamu Dilarang Hadir di Stadion GBLA
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Deretan Penghargaan Punya John Herdman Sebelum Tangani Timnas Indonesia
-
Kesaksian dari Ruang Analisis: John Herdman Bunglon Taktik yang Sulit Ditebak Lawan
-
Sassuolo Dihajar Juventus, Ini Momen Blunder Jay Idzes
-
Balik ke Belanda, Erik ten Hag Gantikan Jan Streuer Sebagai Direktur Teknik Baru FC Twente
-
John Herdman Wajib Lolos 3 Ujian Berat di 2026 Jika Nasibnya ingin Aman di Hati Fans