- Chelsea FC resmi menunjuk Liam Rosenior (41 tahun) sebagai pelatih kepala baru dengan kontrak hingga tahun 2032.
- Rosenior menggantikan Enzo Maresca yang diberhentikan pada Hari Tahun Baru 2026, setelah sebelumnya melatih Strasbourg.
- Tugas utamanya adalah menjaga identitas klub, memenangkan trofi, dan membangun hubungan kuat dengan pemain serta suporter.
Suara.com - Chelsea FC resmi mengumumkan penunjukan Liam Rosenior sebagai pelatih kepala baru klub. Pelatih berusia 41 tahun itu menandatangani kontrak jangka panjang hingga 2032, menandai era baru di Stamford Bridge.
Rosenior didatangkan Chelsea usai menjalani 18 bulan melatih Strasbourg, klub Ligue 1 Prancis yang berada di bawah kepemilikan BlueCo, konsorsium yang juga mengendalikan Chelsea.
Ia ditunjuk untuk menggantikan Enzo Maresca, yang diberhentikan dari jabatannya pada Hari Tahun Baru 2026.
“Ini adalah klub dengan semangat yang unik dan sejarah panjang yang membanggakan dalam meraih trofi,” ujar Rosenior, dikutip dari laman resmi.
“Tugas saya adalah menjaga identitas tersebut dan membentuk tim yang mencerminkan nilai-nilai itu dalam setiap pertandingan, sambil terus berjuang memenangkan trofi. Dipercaya mengemban peran ini sangat berarti bagi saya,” tambahnya.
Rosenior menyatakan siap memberikan segalanya untuk mengembalikan kejayaan The Blues, yang saat ini berada di peringkat kelima klasemen Liga Inggris dengan 31 poin.
Chelsea tengah dalam tren kurang meyakinkan setelah empat laga tanpa kemenangan, dengan catatan tiga hasil imbang dan satu kekalahan.
Pada laga terakhir, Chelsea bermain imbang 1-1 melawan Manchester City di bawah arahan pelatih sementara Calum McFarlane.
“Saya sangat antusias bekerja dengan kelompok pemain dan staf yang sangat bertalenta. Tujuan saya adalah membangun hubungan yang kuat dan menciptakan lingkungan yang menyatukan semua orang,” kata Rosenior.
Baca Juga: Calon Pelatih Chelsea Liam Rosenior: Pengagum Sir Alex Ferguson, Peniru Jurgen Klopp
Ia juga menegaskan pentingnya peran suporter. “Saya ingin para penggemar bangga dengan siapa kami dan apa yang kami wakili. Mereka adalah jiwa dari klub besar dan bersejarah ini,” ujarnya.
Rosenior mengawali karier sebagai pemain selama 17 tahun, dengan pengalaman membela Brighton & Hove Albion, Hull City, Reading, dan Fulham. Ia pensiun pada akhir musim 2017/2018 dan langsung beralih ke dunia kepelatihan.
Karier kepelatihannya dimulai sebagai asisten pelatih tim U-23 Brighton pada 2018. Ia kemudian bergabung dengan Derby County, termasuk menjalani peran sebagai pelatih caretaker dalam 12 pertandingan pada awal musim 2022/2023.
Rosenior lalu diangkat sebagai manajer permanen Derby dan memimpin klub tersebut dalam 78 pertandingan, nyaris membawa tim ke playoff Championship dengan finis di posisi ketujuh musim 2023/2024.
Pada musim berikutnya, Rosenior hijrah ke Strasbourg dan mencatatkan prestasi impresif dengan membawa klub finis peringkat ketujuh Liga Prancis, sekaligus lolos ke Liga Konferensi Eropa.
Musim ini, Strasbourg juga memastikan tiket fase gugur Liga Konferensi Eropa usai meraih lima kemenangan dan satu hasil imbang di fase liga.
Berita Terkait
-
Calon Pelatih Chelsea Liam Rosenior: Pengagum Sir Alex Ferguson, Peniru Jurgen Klopp
-
Ucap Salam Perpisahan, Liam Rosenior: Saya Pelatih Baru Chelsea
-
Chelsea Tantang Juventus dalam Perburuan Sandro Tonali di Bursa Transfer Januari
-
Sukses Bikin Pep Guardiola Garuk-garuk Kepala, Pelatih Bau Kencur Chelsea Bilang Begini
-
Francesco Farioli Tolak Chelsea, Liam Rosenior Hampir Pasti ke Stamford Bridge
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Jelang Duel Klasik Lawan Persija Jakarta, Striker Persebaya Surabaya Tebar Psywar
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
-
Format FIFA ASEAN Cup 2026 Dirilis, Peluang Timnas Indonesia Juara Terbuka Lebar
-
Asap Hitam Menyelimuti Kota Rio, Kebakaran Hebat Stadion Picu Kepanikan Warga
-
Leicester City Resmi Mendapat Pengurangan 6 Poin usai Banding Ditolak
-
Bukan Hanya Malaysia, Timnas Indonesia Juga Bisa Naturalisasi Produk Akademi Arsenal
-
Bojan Hodak Berpotensi Cabut dari Persib Jika Hal Ini Tak Tercapai
-
Wasit Jadi Sorotan! Hector Souto Kritik Keras Kepemimpinan Wasit Laga AFF
-
Alasan Mohamed Salah Dicadangkan Saat Arne Slot Pilih Taktik Bertahan Lawan PSG
-
NAC Breda Tak Terima Dean James Bebas Masalah Paspor, Ajukan Banding ke KNVB