Bola / Bola Indonesia
Senin, 05 Januari 2026 | 16:20 WIB
Profil Calum McFarlane Caretaker Chelsea, Minim Jam Terbang Langsung Lawan Guardiola di Etihad. [Dok. IG idextratime]
Baca 10 detik
  • Chelsea menahan imbang Manchester City 1-1 di Etihad Stadium; gol telat Enzo Fernandez menyamakan kedudukan.
  • Debut pelatih interim Chelsea, Calum McFarlane, berhasil berbuah hasil positif berkat perubahan taktik babak kedua.
  • McFarlane memuji karakter luar biasa timnya meskipun kehilangan beberapa pemain kunci penting sebelum laga.

Suara.com - Chelsea meraih hasil berharga saat menahan imbang Manchester City 1-1 pada lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Senin (5/1) dinihari WIB.

Hasil imbang ini jadi sangat berharga buat pelatih interim Chelsea, Calum McFarlane, yang menjalani debutnya di level senior.

Gol telat Enzo Fernandez pada masa injury time memastikan The Blues pulang dengan satu poin, setelah lebih dulu tertinggal oleh gol Tijani Reijnders di babak pertama.

Dalam konferensi pers seusai laga, McFarlane mengaku bangga dengan karakter dan respons para pemainnya, terutama di babak kedua.

“Ini pengalaman yang luar biasa. Saya sangat bangga dengan para pemain, terutama cara mereka bermain di babak kedua. Ini momen besar dan mereka menjalaninya dengan sangat baik,” ujar McFarlane dilansir dari Football London.

Meski menghadapi Manchester City di Etihad dan berduel taktis dengan Pep Guardiola, McFarlane mengaku tidak merasakan gugup berlebihan.

“Saya pikir akan ada rasa gugup, tapi nyatanya terasa normal. Saya menikmati pertandingan ini,” ungkapnya.

McFarlane menjelaskan bahwa perubahan formasi di babak kedua menjadi faktor penting kebangkitan Chelsea. Ia mengakui City tampil di luar perkiraan pada babak pertama sehingga Chelsea sempat tertekan.

“Kami mengubah pendekatan menjadi lebih man-to-man agar bisa menekan dan memutus ritme permainan mereka,” jelasnya.

Baca Juga: Pantang Teledor! Bojan Hodak Waspadai Motivasi Berlipat Persik Kediri

Masuknya Andrey Santos dan perubahan peran Enzo Fernandez juga disebut krusial. McFarlane memuji Andrey Santos yang dinilainya mampu mengontrol lini tengah dengan sangat baik.

Pelatih asal Inggris itu juga menyoroti kondisi tim yang tidak ideal jelang laga.

Chelsea kehilangan beberapa pemain kunci seperti Marc Cucurella (cedera), Moises Caicedo (skorsing), Robert Sanchez, hingga Wesley Fofana yang sakit pada hari pertandingan.

“Semua melawan kami. Tapi karakter pemain benar-benar luar biasa. Mereka tetap bersatu, saling mendukung, dan menunjukkan mental kuat,” tegas McFarlane.

Ia secara khusus memuji peran Reece James, Enzo Fernandez, dan Tosin Adarabioyo yang dinilai mampu menyatukan tim di tengah situasi sulit.

Terkait interaksinya dengan Pep Guardiola usai laga, McFarlane menyebut momen tersebut sebagai sebuah kehormatan.

Load More