- Liam Rosenior, 41 tahun, dikabarkan akan menjabat manajer baru Chelsea pasca Enzo Maresca.
- Rosenior dikenal mampu mengadopsi filosofi menyerang saat melatih Strasbourg, berlawanan dari Hull City.
- Wayne Rooney menyebut Rosenior sebagai pelatih yang sangat detail dan siap menghadapi tantangan di klub besar.
Suara.com - Liam Rosenior, 41 tahun, mantan asisten Wayne Rooney di Derby County dan murid Jose Mourinho, dikabarkan akan menjadi manajer baru Chelsea setelah kepergian Enzo Maresca.
Rosenior, lahir dan besar di London, sebenarnya adalah penggemar Manchester United sejak kecil dan mengidolakan Sir Alex Ferguson.
Meski begitu, perjalanan kariernya telah membentuknya menjadi pelatih modern yang menggabungkan filosofi pragmatis dan permainan indah.
Karier manajerialnya sempat menuai kontroversi di Hull City, di mana ia dipecat karena dianggap terlalu defensif, meskipun berhasil membawa tim selamat dari ancaman degradasi dan mencatat lima kekalahan dari 24 laga terakhir.
Di Strasbourg, Rosenior menampilkan filosofi lebih menyerang, dengan formasi 3-4-3, penggunaan winger sebagai fullback, dan tekanan tinggi ala Klopp, serta banyak umpan pendek untuk menguasai permainan.
Pelatih asal Inggris ini telah bekerja dengan sejumlah pemain Chelsea sebelumnya, termasuk striker Liam Delap dan winger Diego Moreira, sehingga diyakini memiliki kemampuan adaptasi yang baik dalam skema klub yang menekankan performa muda.
Rosenior dikenal vokal dan tegas, pernah mengkritik suporter yang tidak puas dengan penampilan pemainnya dan menekankan pentingnya tanggung jawab individu.
Karakter ini kemungkinan akan ia bawa ke Stamford Bridge, menghadapi tekanan tinggi di klub besar Liga Inggris.
Wayne Rooney, legenda United yang pernah bekerja bersamanya punya pandangan tersendiri untuk calon pelatih Chelsea itu.
Baca Juga: Francesco Farioli Tolak Chelsea, Liam Rosenior Hampir Pasti ke Stamford Bridge
Menurut Rooney, Rosenior adalah tipikal pelatih yang sangat mendetail.
“Rosenior sangat detail dalam pekerjaannya, siap menghadapi tantangan besar ini. Ini kesempatan yang luar biasa untuk pelatih Inggris muda di klub besar.”
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Maarten Paes Tepis 2 Penalti: Saya Mempelajari Semua Tendangan Lawan
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali
-
Jay Idzes Cedera Lagi Saat Sassuolo Tumbang Lawan Parma, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
-
Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
-
Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?
-
Maarten Paes Menggila! Jadi Pahlawan Ajax Dapat Tiket Kualifikasi Liga Konferensi Eropa
-
Selamat dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tottenham Datangkan Pemain Top
-
Tak Diperpanjang Klub, Bruno Paraiba Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya