- Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memperingatkan bahwa Serie A penuh jebakan meski timnya menang 2-0 atas Parma.
- Kemenangan Inter diraih berkat gol Dimarco dan Thuram, menjadikan mereka unggul empat poin dari Napoli saat ini.
- Chivu menekankan bahwa sikap dan mentalitas pemain menjadi kunci utama kemenangan Inter di pertandingan sulit tersebut.
Suara.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengingatkan bahwa persaingan Serie A Italia musim ini penuh dengan jebakan.
Meski Inter berhasil meraih kemenangan penting atas Parma dan kini unggul empat poin dari Napoli di puncak klasemen, Chivu menegaskan bahwa bahaya selalu mengintai di setiap pertandingan.
Inter memanfaatkan hasil imbang 2-2 yang dialami Napoli saat menghadapi Hellas Verona lebih awal.
Bermain di Stadio Ennio Tardini, kandang lama Chivu, Nerazzurri menang 2-0 atas Parma dalam laga yang tidak berjalan mudah.
Gol pembuka Inter dicetak Federico Dimarco sebelum turun minum, setelah memanfaatkan pergerakan Francesco Pio Esposito yang lolos dari jebakan offside.
Di babak kedua, Inter sempat waswas ketika gol Ange-Yoan Bonny dianulir karena handball Marcus Thuram. Namun, Thuram menebusnya dengan mencetak gol kedua yang memastikan kemenangan Inter.
“Tidak pernah mudah bermain di Serie A. Setiap pertandingan Anda harus membuktikan diri,” ujar Chivu kepada Sky Sport Italia seusai laga.
Menurut Chivu, kunci kemenangan Inter bukan hanya taktik, melainkan sikap dan mentalitas para pemain.
“Yang paling penting adalah sikap dan ambisi para pemain. Itu luar biasa malam ini,” katanya.
Baca Juga: Sindiran Keras Eks Presiden Inter Milan ke Simone Inzaghi, Tiru Mourinho, Tapi Tanpa Treble
Dengan hasil ini, Inter kini unggul empat poin dari Napoli, meski masih harus menunggu hasil pertandingan AC Milan melawan Genoa.
Fokus utama Nerazzurri kini tertuju pada laga krusial kontra Napoli akhir pekan ini, yang berpotensi menjadi penentu perburuan Scudetto.
“Statistik memang bagus dibaca, tapi yang terpenting adalah rasa lapar dan ambisi di lapangan. Serie A tidak mudah, tidak ada lawan yang bisa diremehkan. Bahaya selalu ada di setiap sudut,” tegas Chivu.
Meski menang, Inter sempat mendapat tekanan. Parma beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat, bahkan Jakob Ondrejka hampir mencetak gol setelah tembakannya membentur mistar. Di sisi lain, Yann Bisseck dan Pio Esposito juga nyaris menambah gol bagi Inter.
Chivu mengakui timnya masih bisa tampil lebih baik.
“Kami seharusnya bisa mengalirkan bola lebih cepat dan mengirim umpan silang yang lebih berkualitas. Parma berbahaya setiap kali mereka memotong aliran bola dan melakukan serangan balik,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Bejat, Eks Wasit Premier League David Coote Masuk Bui atas Kasus Pornografi Anak
-
Elkan Baggott Berpotensi Tinggalkan Ipswich Town Demi Menit Bermain Reguler Pada Bursa Transfer
-
Tetangga Arsenal dan Chelsea Kacau Balau: Pemain Ribut dengan Fans, Pelatih Buat Ulah
-
Bojan Hodak: Federico Barba Punya Kendala Adaptasi di Persib Bandung
-
Profil Antoine Semenyo: Dulu Ditolak Arsenal Kini Jadi Rekrutan Termahal Manchester City
-
Gengsi Tak Bisa Ditawar, Lucho Pasang Target Tiga Poin dari Persija Jakarta
-
Mario Balotelli Belum Pensiun, Resmi Dikontrak Klub UEA Sampai 2028
-
Bursa Transfer: Bayern Batal Rekrut Nico Schlotterbeck, Liverpool Semringah
-
Ole Gunnar Solskjaer Favorit Kuat, Eks Liverpool Usul MU Boyong Pelatih Ini
-
3 Hari Penentu Juara Paruh Musim Super League 2026, Siapa yang Bertanding?