- Emmanuel Petit mengkritik keras pemecatan Enzo Maresca di Chelsea akibat konflik internal klub dan perbedaan visi.
- Petit menilai manajemen Chelsea dan Manchester United terlalu fokus pada aspek finansial tanpa visi jangka panjang jelas.
- Ia memuji Arsenal sebagai contoh klub yang sukses berkat kesabaran dan kepercayaan berkelanjutan terhadap manajernya.
Suara.com - Legenda timnas Prancis dan Chelsea, Emmanuel Petit, meluapkan kekesalannya terhadap situasi internal Chelsea menyusul pemecatan Enzo Maresca.
Dalam siaran langsung talkSPORT, Petit bahkan sempat melontarkan umpatan yang membuatnya harus meminta maaf.
Pemecatan Enzo Maresca dari kursi pelatih Chelsea yang dikonfirmasi pada Hari Tahun Baru menjadi puncak dari konflik panjang antara sang pelatih dan jajaran petinggi klub.
Salah satu pemicu utama adalah perbedaan pandangan soal peran departemen medis, di mana pihak klub ingin struktur tersebut berdiri independen dan tidak sepenuhnya berada di bawah kendali manajer.
Berbicara di studio talkSPORT bersama Sam Matterface, Alex Crook, dan Gabby Agbonlahor, Petit menyuarakan kekecewaan yang selama ini juga dirasakan para pendukung Chelsea terhadap kepemilikan BlueCo.
“Tidak ada visi, mereka tidak bisa melihat masa depan,” ujar Petit.
“Semuanya hanya soal uang, uang, dan uang. Saya mengerti, itulah sepak bola modern. Tapi bukan berarti Anda tidak bisa punya visi jangka panjang dan berpegang pada itu.”
Pernyataan Petit sejalan dengan hasil survei Chelsea Supporters’ Trust yang menunjukkan lebih dari separuh fans tidak yakin klub bisa meraih kesuksesan di lapangan dalam tiga hingga lima tahun ke depan.
Petit juga menyinggung situasi serupa yang dialami Ruben Amorim di Manchester United, di mana campur tangan petinggi klub terhadap urusan teknis dinilai menjadi sumber masalah.
Baca Juga: Tetangga Arsenal dan Chelsea Kacau Balau: Pemain Ribut dengan Fans, Pelatih Buat Ulah
“Ini mirip dengan apa yang terjadi di Manchester United. Amorim bereaksi dengan caranya sendiri, tapi esensinya sama, hubungan antara pelatih dan orang-orang di atas tidak sehat,” ucap Petit.
Ia bahkan mempertanyakan daya tarik profesi pelatih di era sekarang.
“Banyak orang bertanya kenapa saya tidak mau jadi manajer. Untuk apa? Datang ke tempat latihan setiap hari dengan sakit kepala, berurusan dengan pemain, media, dan terutama bos?” katanya dengan nada sinis.
Menurut Petit, campur tangan non-teknis terhadap keputusan pelatih adalah hal yang tidak masuk akal, bahkan ia tak bisa membayangkan Sir Alex Ferguson menerima perlakuan serupa.
Di tengah kritik terhadap Chelsea dan Manchester United, Petit justru menyoroti Arsenal sebagai contoh klub yang bersabar dan konsisten dengan visi.
Ia mengingatkan bahwa Mikel Arteta sempat berada di bawah tekanan besar selama dua tahun pertama, namun manajemen Arsenal tetap memberinya kepercayaan.
“Lihat apa yang terjadi sekarang. Mereka mungkin baru memenangkan FA Cup, tapi Arsenal berada di jalur yang tepat untuk menjuarai Premier League. Anda bisa melihat DNA tim itu di lapangan,” kata Petit.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Tetangga Arsenal dan Chelsea Kacau Balau: Pemain Ribut dengan Fans, Pelatih Buat Ulah
-
Legenda Chelsea Serang Enzo Maresca, Disebut Warisi Hal Buruk untuk Wonderkid The Blues
-
Chelsea Diacak-acak Fulham, Liam Rosenior Warisi Masalah Terbesar dari Enzo Maresca
-
Hasil Liga Inggris Tadi Malam: Klasemen Berubah Drastis, Man City dan MU Tertahan
-
Enzo Maresca Dipecat, Lalu Ruben Amorim, Berikutnya Arne Slot?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Industri Kecantikan Lokal Terus Tumbuh, Inovasi Brand Lokal Makin Tak Terbendung
-
Daftar 6 Perusahaan Sampah yang Baru Disanksi DKI Jakarta, Total 11 Jasa Angkutan Kena
-
Nasaruddin Umar Tak Ikut Bursa Ketum PBNU, Pengamat: Momentum Jaga Independensi NU
-
Testimoni Pakar: Benarkah Kijang Innova Zenix Hybrid Mobil Keluarga Impian yang Sempurna?
-
Dari Hackathon ke Industri, Ericsson dan Komdigi Bangun Jalur Baru bagi Inovasi 5G dan AI
-
Rampung Disusun Pemerintah, Ini Batasan Kewarganegaraan Ganda Terbatas yang Segera Dibahas DPR
-
Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9