Bola / Liga Spanyol
Rabu, 14 Januari 2026 | 08:03 WIB
Alvaro Arbeloa (IG Alvaro Arbeloa)
Baca 10 detik
  • Alvaro Arbeloa resmi menjadi pelatih Real Madrid menggantikan Xabi Alonso untuk sisa musim ini.

  • Fokus utama Arbeloa adalah membangkitkan mentalitas juara skuad dan memberdayakan potensi pemain akademi.

  • Real Madrid masih berpeluang meraih gelar juara di Liga Spanyol, Liga Champions, dan Copa del Rey.

Xabi Alonso sebelumnya menghadapi situasi sulit menyusul penurunan konsistensi permainan menjelang penutupan tahun 2025 yang lalu.

Padahal raksasa Spanyol ini sempat menunjukkan taji dengan mengemas lima kemenangan secara beruntun di berbagai ajang.

Namun dinamika sepak bola yang cepat memaksa pihak manajemen untuk melakukan penyegaran di sektor kursi manajer.

Arbeloa membawa bekal pengalaman mumpuni setelah sebelumnya menempa bakat-bakat muda di tim cadangan Real Madrid Castilla.

Ia memiliki visi jangka panjang untuk lebih memberdayakan potensi lokal dari sistem pembinaan pemain muda klub.

Optimalisasi Bakat Muda dari Akademi
Visi Arbeloa sangat jelas dalam memberikan panggung bagi para lulusan akademi untuk bersinar di level tertinggi.

Ia meyakini bahwa institusi pendidikan sepak bola milik Madrid merupakan yang terbaik di kolong langit saat ini.

"Kami memiliki akademi terbaik di dunia. Pemain lulusan akademi Real Madrid tersebar di seluruh dunia. Mereka memiliki peluang besar tampil di tim utama selama saya menjadi pelatih," ucapnya.

Keberanian untuk mempromosikan pemain muda akan menjadi salah satu pilar utama dalam kepemimpinan barunya di klub.

Baca Juga: Usai Dituduh Membangkang, Kylian Mbappe Tulis Pesan untuk Xabi Alonso yang Cabut dari Real Madrid

Kini fokus utama sang pelatih adalah mengamankan sisa peluang gelar yang masih terbuka lebar bagi tim.

Target tinggi langsung dipasang dengan membidik trofi La Liga, Liga Champions, hingga ajang bergengsi Copa del Rey.

Arbeloa bukanlah sosok asing bagi publik Madrid karena ia merupakan produk asli binaan klub sebelum melanglang buana.

Perjalanan kariernya sempat membawa ia berseragam Liverpool pada tahun 2007 untuk bermain bersama rekan sejawatnya.

Ia kemudian memutuskan pulang ke Madrid pada 2009 dan menjadi aktor penting di bawah arahan Jose Mourinho.

Kedekatan emosional dengan klub menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki oleh banyak pelatih luar lainnya saat ini.

Load More