-
Alvaro Arbeloa resmi menjadi pelatih Real Madrid menggantikan Xabi Alonso untuk sisa musim ini.
-
Fokus utama Arbeloa adalah membangkitkan mentalitas juara skuad dan memberdayakan potensi pemain akademi.
-
Real Madrid masih berpeluang meraih gelar juara di Liga Spanyol, Liga Champions, dan Copa del Rey.
Xabi Alonso sebelumnya menghadapi situasi sulit menyusul penurunan konsistensi permainan menjelang penutupan tahun 2025 yang lalu.
Padahal raksasa Spanyol ini sempat menunjukkan taji dengan mengemas lima kemenangan secara beruntun di berbagai ajang.
Namun dinamika sepak bola yang cepat memaksa pihak manajemen untuk melakukan penyegaran di sektor kursi manajer.
Arbeloa membawa bekal pengalaman mumpuni setelah sebelumnya menempa bakat-bakat muda di tim cadangan Real Madrid Castilla.
Ia memiliki visi jangka panjang untuk lebih memberdayakan potensi lokal dari sistem pembinaan pemain muda klub.
Optimalisasi Bakat Muda dari Akademi
Visi Arbeloa sangat jelas dalam memberikan panggung bagi para lulusan akademi untuk bersinar di level tertinggi.
Ia meyakini bahwa institusi pendidikan sepak bola milik Madrid merupakan yang terbaik di kolong langit saat ini.
"Kami memiliki akademi terbaik di dunia. Pemain lulusan akademi Real Madrid tersebar di seluruh dunia. Mereka memiliki peluang besar tampil di tim utama selama saya menjadi pelatih," ucapnya.
Keberanian untuk mempromosikan pemain muda akan menjadi salah satu pilar utama dalam kepemimpinan barunya di klub.
Baca Juga: Usai Dituduh Membangkang, Kylian Mbappe Tulis Pesan untuk Xabi Alonso yang Cabut dari Real Madrid
Kini fokus utama sang pelatih adalah mengamankan sisa peluang gelar yang masih terbuka lebar bagi tim.
Target tinggi langsung dipasang dengan membidik trofi La Liga, Liga Champions, hingga ajang bergengsi Copa del Rey.
Arbeloa bukanlah sosok asing bagi publik Madrid karena ia merupakan produk asli binaan klub sebelum melanglang buana.
Perjalanan kariernya sempat membawa ia berseragam Liverpool pada tahun 2007 untuk bermain bersama rekan sejawatnya.
Ia kemudian memutuskan pulang ke Madrid pada 2009 dan menjadi aktor penting di bawah arahan Jose Mourinho.
Kedekatan emosional dengan klub menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki oleh banyak pelatih luar lainnya saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
AS Roma Tersingkir dari Coppa Italia Setelah Kalah Dramatis 2-3 Melawan Torino di Stadion Olimpico
-
Xabi Alonso Unggah Surat Perpisahan Mengharukan Setelah Resmi Mengakhiri Karier di Real Madrid
-
Michael Carrick Resmi Latih Manchester United Gantikan Ruben Amorim Hingga Akhir Musim
-
Joao Cancelo Resmi Kembali ke Barcelona Sebagai Pinjaman Al-Hilal Hingga Akhir Musim Juni 2026
-
Hasil Liga Jerman 2026: Borussia Dortmund Bantai Werder Bremen 3-0 di Signal Iduna Park
-
Hasil Newcastle United vs Manchester City di Piala Liga Inggris 2026, The Citizens Menang Tellak
-
Manchester United Bakal Punya Stadion Baru Rp40 Triliun dengan Konsep Tenda Sirkus
-
Ajax Dapatkan Berlian Mentah Bernama Maximilian Ibrahimovic Putra Zlatan Ibrahimovic
-
NGolo Kante Dibidik Fenerbahce, Peluang Tampil di Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar
-
Kaget Xabi Alonso Dipecat Real Madrid, Jurgen Klopp Tegaskan Ogah Latih Mbappe Cs