Bola / Liga Spanyol
Rabu, 14 Januari 2026 | 08:03 WIB
Alvaro Arbeloa (IG Alvaro Arbeloa)
Baca 10 detik
  • Alvaro Arbeloa resmi menjadi pelatih Real Madrid menggantikan Xabi Alonso untuk sisa musim ini.

  • Fokus utama Arbeloa adalah membangkitkan mentalitas juara skuad dan memberdayakan potensi pemain akademi.

  • Real Madrid masih berpeluang meraih gelar juara di Liga Spanyol, Liga Champions, dan Copa del Rey.

Suara.com - Era baru di kursi kepelatihan Real Madrid resmi dimulai dengan penuh optimisme tinggi dari nakhoda anyar.

Alvaro Arbeloa kini memegang tongkat estafet kepemimpinan untuk membawa Los Blancos kembali ke jalur kejayaan.

Langkah strategis ini diambil manajemen klub setelah melewati periode yang cukup fluktuatif pada musim kompetisi berjalan.

Arbeloa percaya bahwa fondasi kekuatan timnya terletak pada sejarah panjang kesuksesan para pemain senior mereka.

Kehadirannya diharapkan mampu menyuntikkan energi positif bagi seluruh penggawa yang bermarkas di Santiago Bernabeu tersebut.

Keyakinan Arbeloa Terhadap Mentalitas Skuad
Mantan bek sayap ini menaruh kepercayaan penuh pada daya juang yang dimiliki oleh talenta-talenta kelas dunia.

Ia menggarisbawahi bahwa pengalaman kolektif di kompetisi Eropa menjadi modal utama untuk segera bangkit dari keterpurukan.

“Kami semua telah melihat pertandingan-pertandingan terakhir dan usaha besar yang ditunjukkan para pemain di final Piala Super Spanyol,” ujar Arbeloa yang dilansir dari laman resmi klub pada Rabu.

Pelatih berusia 43 tahun ini ingin mengingatkan dunia bahwa kapasitas timnya belum habis meski sempat goyah.

Baca Juga: Usai Dituduh Membangkang, Kylian Mbappe Tulis Pesan untuk Xabi Alonso yang Cabut dari Real Madrid

Baginya rasa hormat terhadap pencapaian klub di masa lalu harus menjadi bahan bakar untuk masa depan.

Arbeloa melihat potensi besar yang tersimpan di dalam ruang ganti untuk menghadapi segala tekanan kompetisi yang ada.

“Kami memiliki skuad yang hebat, dengan pemain-pemain yang siap menghadapi apa pun. Ada pemain di sini yang telah memenangkan enam Liga Champions, dan seolah itu cepat dilupakan. Hal itulah yang membuat Real Madrid menjadi klub terbaik dalam sejarah,” ucapnya.

Eks pelatih Castilla ini didapuk menjadi suksesor Xabi Alonso secara resmi pada hari Senin tanggal 12 Januari.

Keputusan krusial ini muncul hanya berselang satu hari setelah momen pahit di wilayah Timur Tengah.

Kekalahan tipis dengan skor 2-3 dari rival abadi Barcelona di Jeddah menjadi titik balik pergantian pelatih.

Xabi Alonso sebelumnya menghadapi situasi sulit menyusul penurunan konsistensi permainan menjelang penutupan tahun 2025 yang lalu.

Padahal raksasa Spanyol ini sempat menunjukkan taji dengan mengemas lima kemenangan secara beruntun di berbagai ajang.

Namun dinamika sepak bola yang cepat memaksa pihak manajemen untuk melakukan penyegaran di sektor kursi manajer.

Arbeloa membawa bekal pengalaman mumpuni setelah sebelumnya menempa bakat-bakat muda di tim cadangan Real Madrid Castilla.

Ia memiliki visi jangka panjang untuk lebih memberdayakan potensi lokal dari sistem pembinaan pemain muda klub.

Optimalisasi Bakat Muda dari Akademi
Visi Arbeloa sangat jelas dalam memberikan panggung bagi para lulusan akademi untuk bersinar di level tertinggi.

Ia meyakini bahwa institusi pendidikan sepak bola milik Madrid merupakan yang terbaik di kolong langit saat ini.

"Kami memiliki akademi terbaik di dunia. Pemain lulusan akademi Real Madrid tersebar di seluruh dunia. Mereka memiliki peluang besar tampil di tim utama selama saya menjadi pelatih," ucapnya.

Keberanian untuk mempromosikan pemain muda akan menjadi salah satu pilar utama dalam kepemimpinan barunya di klub.

Kini fokus utama sang pelatih adalah mengamankan sisa peluang gelar yang masih terbuka lebar bagi tim.

Target tinggi langsung dipasang dengan membidik trofi La Liga, Liga Champions, hingga ajang bergengsi Copa del Rey.

Arbeloa bukanlah sosok asing bagi publik Madrid karena ia merupakan produk asli binaan klub sebelum melanglang buana.

Perjalanan kariernya sempat membawa ia berseragam Liverpool pada tahun 2007 untuk bermain bersama rekan sejawatnya.

Ia kemudian memutuskan pulang ke Madrid pada 2009 dan menjadi aktor penting di bawah arahan Jose Mourinho.

Kedekatan emosional dengan klub menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki oleh banyak pelatih luar lainnya saat ini.

Hubungan Profesional dengan Xabi Alonso
Meski menggantikan posisi sahabatnya Arbeloa tetap menjaga etika dan profesionalisme dalam menjalin komunikasi antar pelatih.

Ia mengakui telah menjalin kontak dengan Alonso sebelum melangkah masuk ke kantor barunya di fasilitas latihan klub.

Persahabatan mereka yang telah terjalin lama dipastikan tidak akan terganggu oleh dinamika pergantian jabatan pelatih utama ini.

Arbeloa memilih untuk merahasiakan detail teknis mengenai permasalahan internal tim yang sempat dibahas bersama sang pendahulu.

Tantangan besar kini menanti karena Madrid sempat menderita kekalahan menyakitkan dari tim-tim elit seperti Manchester City.

Beberapa hasil minor di kancah domestik saat melawan Atletico Madrid juga menjadi catatan penting yang harus segera diperbaiki.

Insiden yang melibatkan bintang Brasil Vinicius Junior pada bulan Oktober silam juga menjadi perhatian dalam manajemen pemain.

Arbeloa berjanji akan membawa nuansa baru yang lebih segar untuk merangkul seluruh elemen di dalam tim utama.

Ia secara khusus merasa sangat antusias untuk memoles performa Vinicius Junior yang tampil menonjol pada laga final kemarin.

"Semua pemain memulai dari nol bersama saya. Ini adalah awal yang baru untuk semua,” tegasnya.

Mengenai rincian durasi kerja samanya sang pelatih memilih untuk tidak memberikan jawaban yang spesifik kepada awak media.

Ia hanya menyatakan kesediaannya untuk terus mengabdi selama institusi Real Madrid masih membutuhkan jasa dan pemikirannya.

Loyalitas tanpa batas menjadi pesan yang ingin ia sampaikan kepada seluruh pendukung setia Los Merengues di seluruh dunia.

Dengan dimulainya sesi latihan perdana harapan baru kini membubung tinggi di langit kota Madrid untuk meraih kejayaan.

Seluruh mata kini tertuju pada taktik apa yang akan diterapkan Arbeloa pada laga debutnya di kompetisi resmi nanti.

Load More