- Michael Carrick resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Manchester United hingga akhir musim, menggantikan Ruben Amorim.
- Carrick menantang tim tampil lebih agresif dan menghibur, serta merekrut Steve Holland dan Jonathan Woodgate sebagai staf.
- Tugas utama Carrick adalah mengangkat United dari peringkat ketujuh klasemen Premier League menuju kompetisi Eropa.
Suara.com - Michael Carrick langsung melontarkan tantangan terbuka kepada para pemain Manchester United usai resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala hingga akhir musim.
Dalam wawancara perdananya, Carrick menegaskan ingin melihat tim tampil lebih agresif dan menghibur, sekaligus mengajak para pemain membuatnya tidak bisa duduk diam di pinggir lapangan.
Pelatih berusia 44 tahun itu akan dibantu mantan asisten pelatih Timnas Inggris, Steve Holland, serta Jonathan Woodgate yang sebelumnya menjadi bagian staf kepelatihannya di Middlesbrough.
Selain itu, pelatih tim U-21 Travis Binnion dan bek senior Jonny Evans tetap masuk dalam struktur staf, sementara Darren Fletcher kembali menangani tim U-18.
Carrick dipilih manajemen Setan Merah mengungguli nama Ole Gunnar Solskjaer dan Ruud van Nistelrooy.
Klub menilai Carrick memiliki pemahaman mendalam soal DNA Manchester United, sehingga proses transisi pasca pemecatan Ruben Amorim dapat berjalan lebih cepat.
Penunjukan ini juga memberi waktu bagi klub untuk menilai opsi pelatih permanen ke depan.
“Semoga kami bisa memainkan sepak bola yang benar-benar menarik,” kata Carrick dalam podcast Inside Carrington milik klub.
“Saya ingin sampai berdiri dari kursi dan menikmati permainan para pemain. Saya sangat antusias memulai dan melihat apa yang bisa kami lakukan,” lanjutnya.
Baca Juga: Liam Rosenior Berencana Pulihkan Status Dua Pemain yang Diasingkan Enzo Maresca
Carrick mengaku merasakan tanggung jawab besar kembali ke klub yang telah menjadi bagian hidupnya selama lebih dari satu dekade, baik sebagai pemain, pelatih tim utama, maupun pelatih interim pada 2021.
“Perasaan kembali ke sini luar biasa. Klub ini tidak pernah benar-benar meninggalkan saya. Datang ke tempat kerja membuat saya merinding dengan cara yang positif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Manchester United adalah klub favoritnya dan layak diperjuangkan meski tekanan yang menyertainya sangat besar.
“Ini klub besar. Kegembiraannya sangat tinggi, kekecewaannya juga bisa sangat dalam. Justru karena itu semua terasa berarti,” tegas Carrick.
Carrick mewarisi skuad yang saat ini berada di peringkat ketujuh klasemen Premier League.
Target utamanya adalah membawa United kembali ke kompetisi Eropa, setelah tersingkir cepat dari dua ajang piala domestik musim ini.
Berita Terkait
-
Liam Rosenior Berencana Pulihkan Status Dua Pemain yang Diasingkan Enzo Maresca
-
Michael Carrick Resmi Latih Manchester United Gantikan Ruben Amorim Hingga Akhir Musim
-
Manchester United Bakal Punya Stadion Baru Rp40 Triliun dengan Konsep Tenda Sirkus
-
Michael Carrick Resmi Mulai Tugas sebagai Manajer Interim MU, Eks Real Madrid Ikut Dibawa
-
Xabi Alonso Baru Dipecat, Manchester United Tertarik Merekrut?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia