- Bulgaria akan berpartisipasi di FIFA Series Maret 2026 di Indonesia, melawan Timnas Indonesia.
- Pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov pernah menjadi pemain Persipura (2003-2006) dan asisten Timnas Indonesia.
- Dimitrov sangat terkesan dengan fanatisme suporter Indonesia, menjadikannya contoh untuk sepak bola Bulgaria.
Suara.com - Calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 dari Eropa, Bulgaria ternyata dipimpin oleh seorang pelatih yang memiliki ikatan sejarah yang sangat kuat dengan sepak bola Tanah Air yaitu Aleksandar Dimitrov.
Kabar mengenai partisipasi Bulgaria di turnamen yang akan digelar di Indonesia ini pertama kali dihembuskan oleh media lokal mereka.
"Bulgaria akan berpartisipasi alam edisi kedua turnamen FIFA Series. Turnamen ini akan diadakan antara 23-31 Maret 2026," tulis laporan Fakti.bg.
"Tim asuhan Aleksandar Dimitrov akan berangkat ke Indonesia yang akan menjadi tuan rumah turnamen tersebut. Kabar ini diharapkan akan segera dikonfirmasi secara resmi," tambahnya.
Bagi publik sepak bola Indonesia, khususnya para pendukung Persipura Jayapura nama Aleksandar Dimitrovtentu membangkitkan kenangan.
Jauh sebelum menjadi seorang pelatih, ia pernah menjadi bagian penting dari skuad Mutiara Hitam. Ia tercatat membela Persipura sebagai pemain dari tahun 2003 hingga 2006.
Namun, koneksinya tidak berhenti di situ. Setelah gantung sepatu, Dimitrov memulai karier kepelatihannya justru di Indonesia.
Ia menjadi tangan kanan dan orang kepercayaan pelatih legendaris tim Merah Putih, Ivan Kolev.
"Awal karier kepelatihan saya di Indonesia. Saya pertama kali menjadi asisten di tim Persipura di bawah arahan Ivan Kolev pada 2007. Saya kemudian menjadi asistennya di tim nasional," katanya dikutip dari Trud.
Baca Juga: Misi Berbeda John Herdman Jelang Dua Turnamen Terdekat yang Dihadapi Timnas Indonesia
Ya, Dimitrov pernah menjabat sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia dalam rentang waktu 2006-2008.
Pengalamannya di Indonesia meninggalkan kesan yang sangat mendalam baginya, terutama soal fanatisme para suporter. Ia bahkan menjadikan Indonesia sebagai contoh bagi negaranya sendiri.
"Anda akan berkata, ini (hanya) Indonesia. Namun di sana kecintaan pada sepak bola sangat besar," kenangnya.
"Tidak kurang 5.000 orang dalam sesi latihan. Dengan penjagaan polisi kami berjalan sejauh 5 kilometer dalam 50 menit. Bulgaria harus mengingat saat-saat seperti itu. Orang Bulgaria harus kembali punya kecintaan pada sepak bola," jelasnya.
Kini setelah bertahun-tahun, Aleksandar Dimitrov akan kembali ke negara yang menjadi titik awal karier kepelatihannya.
Namun kali ini, ia datang sebagai lawan, memimpin negaranya sendiri untuk menantang tim yang pernah ia bantu bangun dari pinggir lapangan.
Berita Terkait
-
Lawan Kuat dari Eropa! Bulgaria Dikabarkan Bakal Tantang Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Pernyataan John Herdman Isyaratkan Buka Jalan Pulang Elkan Baggott ke Timnas Indonesia
-
Komentar Warganet Soal Hadirnya Marc Klok dan Beckham Putra di Perkenalan John Herdman
-
Pemain Timnas Indonesia ini Punya Peran Signifikan dari Win Streak Persib Bandung
-
John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Ini Harapan Eks Striker Persib Zaenal Arief
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia