-
Ter Stegen sepakat pindah ke Girona sebagai pemain pinjaman pada bursa Januari 2026.
-
Penyebab utama kepindahan adalah hilangnya posisi utama di bawah asuhan pelatih Hansi Flick.
-
Sang kiper bersedia memotong gajinya demi mendapatkan jaminan waktu bermain secara reguler kembali.
Padahal sang pemain baru saja menyelesaikan fase pemulihan yang cukup panjang setelah menjalani operasi punggung.
Ia sempat menyimpan asa besar untuk kembali membuktikan kualitasnya di kompetisi domestik seperti Copa del Rey.
Namun realita di lapangan justru menunjukkan hal yang sangat berbanding terbalik dengan harapan pribadi sang kiper.
Kesempatan untuk tampil di ajang Piala Super Spanyol juga tidak kunjung menghampiri pemain kelahiran Monchengladbach tersebut.
Hansi Flick tetap teguh pada pilihannya meskipun Ter Stegen sempat mencicipi laga melawan Guadalajara bulan lalu.
Kepahitan semakin terasa ketika Barcelona melakoni pertandingan kompetisi piala domestik saat bersua Racing Santander baru-baru ini.
Bukannya menurunkan kiper berpengalaman, Flick justru lebih memilih memberikan kepercayaan penuh kepada talenta muda Joan Garcia.
Momen pencadangan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa keberadaan Ter Stegen tidak lagi menjadi prioritas jangka pendek.
Melihat kondisi yang kurang menguntungkan ini Ter Stegen menyadari bahwa bertahan di Camp Nou bukanlah pilihan bijak.
Baca Juga: Rapor Pemain Barcelona Usai Kalahkan Racing Santander Lamine Yamal dan Ferran Torres Tampil Gahar
Hijrah ke klub lain menjadi satu-satunya jalan keluar logis untuk menjaga sentuhan kompetitif di level tertinggi.
Girona muncul sebagai penyelamat karier Ter Stegen dengan menunjukkan keseriusan tinggi dalam beberapa pekan belakangan.
Klub yang tengah naik daun tersebut membutuhkan sosok pemimpin berpengalaman untuk memperkuat lini pertahanan mereka sendiri.
Awalnya kendala besaran upah sempat menjadi batu sandungan yang menghambat kelancaran proses negosiasi antara kedua klub.
Struktur keuangan Girona dilaporkan tidak memiliki ruang yang cukup luas untuk menanggung seluruh gaji pokok sang kiper.
Namun dedikasi Ter Stegen untuk tetap bermain membuatnya bersedia mengambil langkah yang sangat tidak populer secara ekonomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya
-
Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
11 Laga Tak Terkalahkan, Carrick Haramkan Pemain Manchester United Lakukan Hal Ini
-
Ricuh Copa Del Rey! Polisi Dituding Membiarkan Bus Atletico Madrid Diserang Ultras Barcelona