- Mimpi Timnas Indonesia berlaga di Piala Dunia 2026 pupus setelah dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak.
- Bek Kevin Diks menegaskan komitmennya membela Indonesia mencakup penerimaan atas kegagalan kualifikasi tersebut.
- Fokus skuad Garuda kini beralih penuh pada misi besar meraih hasil terbaik di ajang Piala Asia 2027.
Suara.com - Mimpi untuk berlaga di Piala Dunia 2026 memang telah pupus, namun api semangat di dalam skuad Garuda menolak untuk padam.
Bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks menjadi salah satu yang paling vokal dalam menyuarakan tekad untuk bangkit dan mengubah kekecewaan menjadi bahan bakar di panggung Asia.
Perjalanan di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia lalu memang berakhir tragis.
Dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak di bawah arahan Patrick Kluivert menjadi akhir dari sebuah mimpi.
Namun, bagi Kevin Diks, kegagalan adalah bagian dari sebuah komitmen yang lebih besar.
Ia menegaskan bahwa keputusannya untuk membela Timnas Indonesia adalah sebuah pilihan yang didasari oleh cinta, yang berarti ia siap menerima segala konsekuensi, termasuk saat harus menelan pil pahit.
"Saya memilih Indonesia dengan semua kebanggaan dan semua cinta. Itu termasuk kegagalan," kata Kevin Diks dilansir dari kanal YouTube Spelerspraat.
Setelah melewati masa kelam, termasuk absennya tim di FIFA Matchday November, kini era baru telah datang dengan penunjukan John Herdman.
Kevin Diks pun mengajak semua pihak untuk segera move on dan melihat kegagalan lalu sebagai sebuah pelajaran berharga.
Baca Juga: Terbukti di Kanada, John Herdman Dianggap Newbe Latih Timnas Indonesia di Asia Tenggara
"Itu termasuk pembelajaran dan mungkin ini bukan turnamen kami. Mungkin lain kali (untuk lolos ke Piala Dunia)," terangnya.
Kini dengan kepala tegak, fokus Diks dan seluruh punggawa Garuda beralih sepenuhnya ke misi besar berikutnya yang sudah di depan mata, Piala Asia 2027.
Turnamen yang akan digelar di Arab Saudi ini menjadi panggung penebusan yang sempurna.
Ia berjanji, skuad Garuda akan menebus luka kegagalan di kualifikasi Piala Dunia dengan perjuangan habis-habisan di panggung tertinggi sepak bola Asia.
Baginya ini adalah tentang melakukan segalanya demi kebanggaan bangsa.
"Kami akan melakukan segalanya untuk itu. Kami punya Piala Asia tahun depan dan ya kami akan melakukan segalanya untuk itu, untuk Indonesia," tutup Kevin Diks.
Berita Terkait
-
Sering Dibantah! Maarten Paes Bingung Masih Dibilang Bakal Gabung Persib
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Hanya Jalani Dua Pertandingan
-
Calon Lawan Timnas Indonesia, Statistik Yunani: Serangan Tajam, Lini Belakang Rapuh
-
Thom Haye dan Shayne Pattynama Absen di FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Kena Dampak Sanksi FIFA
-
Kevin Diks Tuai Pujian dari Bundesliga Berkat Eksekusi Penalti Tanpa Cela
Terpopuler
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
-
Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
Terkini
-
Musim Depan Mees Hilgers Berpeluang Dilatih Mantan Pelatih Dean James
-
Ramadan 2026, Mesut Ozil Perbanyak Tilawah dan Jalankan Pesan Ibunda Bantu Pengungsi
-
Pemain Keturunan Indonesia Grade A Ngarep Musim Depan Bisa Setim dengan Maarten Paes
-
Jurang Finansial Menganga! Barcelona Tinggalkan Rival, Levante Terpuruk
-
Pundit Jerman: Kevin Diks Kapten Masa Depan Borussia Monchengladbach
-
Baru Comeback, Rodrygo Cedera Lagi: Terancam Absen di Piala Dunia 2026
-
Yira Sor Pemain Nigeria Lebih Ngebut dari Manusia Tercepat di Dunia Usain Bolt
-
Kilas Balik Duel Iran vs Amerika Serikat di Piala Dunia 1998, Mawar Putih Jadi Simbol Perdamaian
-
Arab Saudi Siapkan 8 Stadion Megah untuk Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Main di Mana?
-
Persaingan Juara BRI Super League, Pelatih Borneo FC Singgung Persib Bandung