- Yunani dikabarkan menjadi calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Series Maret 2026, berpotensi jadi lawan berperingkat tertinggi.
- Yunani saat ini menempati peringkat ke-46 FIFA, jauh melampaui Indonesia yang berada di posisi ke-122 dunia.
- Performa Yunani menunjukkan inkonsistensi dengan catatan mencetak 10 gol namun kebobolan 12 dalam enam laga terakhir.
Suara.com - Daftar calon lawan Timnas Indonesia di ajang FIFA Series Maret 2026 semakin mengerikan.
Setelah Bulgaria, kini giliran nama raksasa Eropa lainnya, Yunani yang santer dikabarkan akan terbang ke Jakarta.
Kabar ini pertama kali dihembuskan oleh akun sepak bola internasional, Sweeper Pod.
Jika benar terwujud, Yunani akan menjadi lawan dengan peringkat FIFA tertinggi yang akan dihadapi skuad Garuda dalam turnamen ini.
Saat ini, sang mantan juara Euro tersebut menempati peringkat ke-46 dunia dengan koleksi 1.480 poin.
Posisi ini jauh melampaui dua calon lawan lainnya, Bulgaria (peringkat 88) dan St. Kitts and Nevis (peringkat 154), serta tentu saja di atas Timnas Indonesia yang berada di peringkat 122.
Meskipun memiliki peringkat yang superior, performa Yunani dalam beberapa laga terakhir justru menunjukkan inkonsistensi.
Dari enam pertandingan terakhir, mereka hanya mampu meraih dua kemenangan, satu imbang, dan menelan tiga kekalahan.
Namun di balik hasil yang naik-turun itu, tersimpan sebuah pola yang menarik.
Baca Juga: Lupakan Gagal ke Piala Dunia 2026, Kevin Diks Kobarkan Semangat untuk Piala Asia 2027
Mereka terbukti sangat tajam di depan gawang, berhasil mencetak 10 gol dengan rata-rata 1,67 gol per pertandingan.
Ironisnya, ketajaman di depan tidak diimbangi dengan soliditas di belakang. Gawang mereka telah kebobolan 12 gol, atau rata-rata 2 gol per laga.
Tim berjuluk I Galanolefki bahkan hanya mampu mencatatkan satu clean sheet dari lima pertandingan terakhir.
Karakteristik tajam di depan tapi rapuh di belakang ini akan menjadi ujian yang sangat menarik bagi Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih baru, John Herdman.
Berita Terkait
-
Media Belanda Anggap Excelsior Bikin Keputusan Tepat Datangkan Miliano Jonathans
-
Datang Saat Genting, Miliano Jonathans Harapkan Dukungan Pemain ke-12 Excelsior
-
Joey Pelupessy Sukses Jaga Asa Promosi Lommel SK, Tuntaskan Janji atau Gabung Persib?
-
Belajar dari Era Peter Withe, Hamka Hamzah Pasang Harapan Besar ke John Herdman di Timnas Indonesia
-
Segrup dengan Timnas Indonesia, Pelatih Singapura Kagumi Sosok John Herdman
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih
-
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
-
FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?
-
Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026