- Saddil Ramdani, pemain sayap Persib Bandung, mengungkapkan kerinduan bermain untuk Timnas Indonesia setelah absen lama.
- Ia ingin kembali membuktikan kualitas diri dan bersaing memperebutkan tempat di skuad Garuda di bawah pelatih baru.
- Saddil berharap pelatih John Herdman betah di Indonesia demi mendukung pemantauan maksimal pemain domestik.
Suara.com - Saddil Ramdani kembali menyalakan asa untuk bisa kembali berkostum Timnas Indonesia.
Pemain sayap Persib Bandung itu mengaku merindukan atmosfer membela skuad Garuda setelah lebih dari satu tahun tak mendapat kesempatan tampil di level internasional.
Kerinduan tersebut tak lepas dari keinginannya untuk kembali bersaing di tim nasional, terlebih dengan hadirnya era baru di bawah kepemimpinan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Saddil menegaskan bahwa panggilan timnas selalu menjadi mimpi setiap pemain Indonesia.
“Kami sebagai pemain Indonesia tentu rindu untuk bermain di timnas Indonesia. Siapa yang tidak ingin membela Timnas Indonesia, semua pasti ingin,” kata Saddil kepada awak media saat ditemui di GOR Universitas Negeri Jakarta, Minggu.
Bagi Saddil, peluang comeback bukan sekadar soal nostalgia.
Ia ingin kembali membuktikan kualitas dan kemampuannya untuk bersaing dengan pemain lain demi satu tempat di skuad Merah Putih.
“Selalu, selalu ingin membuktikan diri bahwa kami itu bisa juga untuk bersaing di timnas Indonesia,” katanya melanjutkan.
Penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia pun disambut positif oleh Saddil.
Baca Juga: Bojan Hodak Bakal Rombak Tim, Siap-siap Pemain Persib Bandung Ada yang Digeser
Ia berharap pelatih asal Inggris tersebut bisa merasa betah berada di Indonesia agar proses pemantauan pemain, khususnya yang berkarier di kompetisi domestik, berjalan maksimal.
Menurut Saddil, dukungan publik dan lingkungan yang nyaman akan sangat membantu Herdman dalam menjalankan program jangka panjang bersama Timnas Indonesia.
“Harapan saya adalah dia (John Herdman) nyaman untuk tinggal di Indonesia, itu yang pertama. Banyak dukungan dari masyarakat Indonesia untuk program dia ke depannya, bagaimana timnas Indonesia ini bisa lebih berkembang dan maju."
"Dan, buat saya adalah semoga sukses untuk di awal kedatangan di Indonesia dan di akhir dia berada di sini,” pungkas pemain yang pernah bermain di klub Malaysia, Sabah, itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
Terkini
-
Manchester City Bungkam Arsenal! Erling Haaland: Saya Tak Mudah Dijatuhkan
-
Tumbang dari Manchester City, Declan Rice Ucapkan 3 Kata Ini untuk Jaga Mental Arsenal
-
Babak-belur di Piala AFF U-17 2026, 3 Nama Ini Bakal Join ke Timnas Indonesia U-17?
-
UPDATE Pemain Keturunan: Ragnar Oratmangoen Terancam Degradasi, Kevin Diks Imbang
-
PR Besar Timnas Indonesia U-17 usai Gagal ke Semifinal Piala AFF U-17 2026
-
Borong Gelar Pemain Muda Terbaik, Dony Tri Pamungkas Kian Termotivasi
-
Remuk di Piala AFF U-17, Timnas Indonesia Bakal Ketambahan 3 Pemain Diaspora untuk Piala Asia U-17
-
Buntut Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga, Langsung Auto Rugi!
-
Alasan Duel PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta Dipindahkan ke Bali
-
Siapa Fadly Alberto? Titisan Boaz Solosa yang Kariernya Terancam karena Tendangan Kungfu