-
Persita Tangerang bertahan di posisi lima klasemen Super League meski anggaran tim sangat terbatas.
-
Pelatih Carlos Pena menekankan pentingnya ambisi dan kerja keras untuk menghadapi klub kaya.
-
Pendekar Cisadane fokus pada konsistensi pertandingan demi menjaga peluang juara di musim 2025/2026.
Suara.com - Persaingan papan atas Super League 2025/2026 semakin sengit seiring ketatnya jarak poin antar tim. Di tengah dominasi klub-klub bermodal besar, Persita Tangerang justru mampu bertahan dan terus menempel barisan elite klasemen.
Hingga pekan ke-17, Persita berada di peringkat kelima klasemen sementara.
Posisi tersebut menempatkan Pendekar Cisadane tepat di belakang Persib Bandung yang memimpin klasemen, serta Borneo FC, Persija Jakarta, dan Malut United yang mengisi posisi dua hingga empat.
Dengan selisih poin yang masih rapat, setiap pertandingan menjadi penentu arah persaingan menuju gelar juara.
Memasuki bursa transfer paruh musim, mayoritas klub Super League mulai memperkuat skuad dengan mendatangkan pemain anyar.
Namun di tengah dinamika tersebut, Persita menyadari adanya keterbatasan finansial dibanding para pesaing langsungnya di papan atas.
Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, secara terbuka mengakui bahwa timnya tidak memiliki kekuatan bujet sebesar klub-klub yang saat ini berada di empat besar klasemen.
Meski demikian, pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa Persita tetap memiliki ambisi besar dan tidak gentar menghadapi persaingan.
"Semua laga sama pentingnya. Kami adalah tim yang rendah hati namun memiliki target yang ambisius," kata Pena di laman resmi klub.
Baca Juga: Putaran Kedua Dimulai! Jadwal Lengkap Pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026
"Para pemain memiliki ambisi besar, tapi kami datang dan fokus satu demi satu pertandingan," jelasnya.
Carlos Pena menilai bahwa perbedaan bujet menjadi tantangan nyata dalam persaingan Super League musim ini.
Ia menyebut ada beberapa klub yang secara finansial berada di atas Persita, terutama dalam hal kedalaman skuad dan aktivitas transfer pemain.
"Saya pikir ada empat klub yang memiliki bujet besar daripada kita. Tapi kami (Persita) akan fokus satu demi satu laga."
"Saya senang dengan apa yang ditunjukkan para pemain," ujarnya menambahkan.
Meski kalah dari sisi finansial, Persita memilih memaksimalkan sumber daya yang ada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Gaji Selangit hingga Kaki Kaca, Ini 3 Risiko Besar Persib Bandung Datangkan Layvin Kurzawa
-
Arteta Klaim Tahu Celah Inter Milan, Arsenal Bidik Rekor Eropa di San Siro
-
Berapa Kocek Persib Bandung Datangkan Layvin Kurzawa?
-
Syarat Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026, John Herdman Coba Naturalisasi Pemain Ini
-
Tolak Liverpool dan Arsenal, Marc Guehi Beberkan Alasan Mantap Pilih Manchester City
-
Kepastian Layvin Kurzawa ke Persib Bandung, Tunggu Akhir Pekan Ini
-
John Herdman: Saya Memulai di Dunia Pelatih Pada Usia 17 Tahun
-
John Herdman Blak-blakan DNA Kanada Akan Dibawa Demi Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia
-
Mengenal Sir Bobby Robson, Legenda Inggris yang Jadi Inspirasi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
-
Siapa Bobby Robson? Sosok Terpenting di Karier Sepak Bola John Herdman