Bola / Bola Dunia
Selasa, 20 Januari 2026 | 19:00 WIB
Penalti Brahim Diaz di Final Piala Afrika 2026 antara Maroko vs Senegal [Instagram]
Baca 10 detik
    • Brahim Diaz jadi sorotan usai gagal penalti di final Piala Afrika 2025 yang menggagalkan Maroko juara.
    • Luis Enrique membela Brahim dan menyamakan momen itu dengan kegagalan Zinedine Zidane di laga besar.
    • Pelatih PSG menegaskan satu kesalahan tak boleh menghapus kualitas dan nilai seorang pemain.

Luis Enrique mengaku mengenal Brahim dengan sangat baik sejak memanggilnya ke tim nasional Spanyol pada masa kepelatihannya.

Ia menilai Brahim bukan hanya pemain hebat, tetapi juga pribadi yang baik.

“Dia pemain luar biasa dan orang yang sangat baik,” tegasnya.

Soal penalti panenka di momen genting, Luis Enrique menyebut situasinya memang tidak biasa, mengingat pentingnya laga dan sisa waktu yang sangat sedikit.

Meski demikian, ia memilih melihat kejadian tersebut dari sisi yang lebih luas.

“Yang paling penting adalah nilai-nilai yang bisa kamu sampaikan kepada orang lain. Brahim bukan pembunuh dan bukan orang jahat. Itu penting untuk dikatakan,” pungkas Luis Enrique.

Kontributor: Adam Ali

Load More