- Ivan Zamorano menilai Arsenal menarik namun memiliki kelemahan menjelang laga krusial Liga Champions kontra Inter Milan.
- Legenda Inter Milan itu menolak anggapan bahwa timnya berada di bawah level Arsenal meski pernah kalah telak.
- Zamorano memuji pelatih Cristian Chivu karena berhasil membangkitkan mental serta permainan Inter Milan pasca kekalahan.
Suara.com - Legenda Inter Milan, Ivan Zamorano, melontarkan pandangan menarik jelang laga panas Inter Milan kontra Arsenal di Liga Champions.
Menurutnya, Arsenal memang tampil memikat dan menjadi salah satu tim paling atraktif di Eropa saat ini, namun bukan berarti The Gunners tak memiliki celah.
Zamorano juga menegaskan bahwa Inter tidak berada satu tingkat di bawah raksasa Premier League tersebut.
Laga ini menjadi krusial bagi Nerazzurri yang tengah memburu kemenangan setelah menelan dua kekalahan beruntun di kompetisi elite Eropa itu.
Di sisi lain, Arsenal datang ke Italia dengan kepercayaan diri tinggi. Pasukan Mikel Arteta menyapu bersih enam laga Liga Champions musim ini dan saat ini juga memuncaki klasemen Premier League.
Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Zamorano menyebut Arsenal sebagai tim yang lebih Spanyol daripada Inggris dalam gaya bermainnya.
“Mereka bermain sangat bagus. Arsenal menjaga bola tetap melekat di kaki, mengandalkan pemain teknis, bukan sekadar fisik. Saat mencari gol, mereka melakukannya dengan kecepatan luar biasa,” ujar mantan striker Inter dan timnas Chile tersebut.
Namun, Zamorano menegaskan bahwa Arsenal bukan tim yang sempurna.
“Mereka mungkin tim paling menarik untuk ditonton di Eropa saat ini, tetapi mereka jelas tidak tak terkalahkan. Mereka juga punya kelemahan, dan dalam beberapa laga terakhir terlihat cukup kesulitan. Inter bisa menyakiti mereka, apalagi jika San Siro benar-benar memberi dorongan besar,” tambahnya.
Baca Juga: Link Live Streaming Tottenham Hotspur vs Borussia Dortmund: Laga Penentu Tiket 16 Besar
Menanggapi anggapan bahwa Inter berada di bawah level Arsenal, Zamorano dengan tegas membantah.
Ia bahkan menilai kekalahan telak 0-5 dari Bayern Munchen yang kerap disinggung tidak lagi relevan.
“Kenapa dibilang satu tingkat di bawah? Karena kita terus membicarakan kekalahan 5-0 di Munchen? Sudah cukup,” tegas Zamorano.
Ia memuji peran pelatih Cristian Chivu yang dinilai berhasil membangkitkan mental dan permainan Inter.
“Chivu sudah menghapus itu dari pikiran tim. Semua tim besar pasti pernah mengalami momen buruk. Yang penting adalah bagaimana Anda bangkit setelah pukulan keras. Dari situ justru lahir Inter yang lebih baik, bahkan dari sisi permainan. Tim ini kini mengikuti Chivu tanpa rasa takut,” jelasnya.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Tottenham Hotspur vs Borussia Dortmund: Laga Penentu Tiket 16 Besar
-
Deretan Fakta Menarik Jelang Inter Milan vs Arsenal: Misi The Gunners 7 Kemenangan Beruntun
-
Arteta Targetkan Arsenal Bungkam Inter Milan di San Siro Demi Tiket Otomatis 16 Besar Champions
-
Deretan Fakta Menarik Jelang Bodo/Glimt vs Manchester City: Haaland Kejar Rekor Unik
-
Puji Inter Setinggi Langit, Gabriel Jesus Kirim Sinyal Waspada untuk Arsenal
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Irfan Bachdim Dukung Jepang di Piala Dunia 2026, Yakin Samurai Biru Melaju Jauh
-
Miris! Timnas Jepang Dapat Fasilitas Latihan Bak Tarkam di Piala Dunia 2026, Langsung Pindah
-
Korea Selatan Ingin Ulangi Kesuksesan 24 Tahun Silam di Piala Dunia 2026
-
Mathew Baker Beri Tanggapan Menyentuh Usai Ukir Rekor Debutan Termuda Timnas Indonesia
-
John Herdman Tuai Pujian Usai Berani Mainkan Wonderkid Timnas Indonesia Saat Bungkam Oman
-
Mathew Baker Sampai Kehilangan Kata-kata Sukses Debut Bersama Timnas Indonesia Senior
-
Gagalkan Penalti Oman, Emil Audero Harus Berterima Kasih kepada Elkan Baggott
-
Media Korsel Kaitkan Shin Tae-yong dengan Persija Jakarta
-
Mulai Lancar Bahasa Indonesia, John Herdman: Saya Capek Usai Kalahkan Oman
-
Mathew Baker Pecahkan Rekor Bersama Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi