- Kepulauan Solomon menjadi salah satu lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 bersama Bulgaria dan Saint Kitts and Nevis.
- Meski berperingkat 152 dunia, Kepulauan Solomon dikenal sebagai kuda hitam Oseania yang pernah mengalahkan Selandia Baru di Kualifikasi Piala Dunia.
- Tim asuhan Joshua Smith ini mengandalkan permainan cepat dengan bintang utama Raphael Lea’i yang sangat produktif mencetak gol di level internasional.
Suara.com - Timnas Indonesia resmi mendapatkan kepastian mengenai calon lawan yang akan dihadapi dalam ajang bergengsi FIFA Series 2026 pada bulan Maret mendatang.
Federasi sepak bola dunia, FIFA, telah merilis daftar peserta pada Senin (19/1/2026) di mana Indonesia ditunjuk sebagai salah satu dari sembilan tuan rumah grup putra.
Skuad Garuda yang bertindak sebagai tuan rumah di Jakarta akan menjamu tiga negara dari konfederasi berbeda, yakni Bulgaria, Saint Kitts and Nevis, serta Kepulauan Solomon.
Dari ketiga nama tersebut, Kepulauan Solomon menjadi sorotan tersendiri karena statusnya yang jarang terdengar di telinga pecinta sepak bola Asia.
Namun, meremehkan wakil Konfederasi Sepak Bola Oseania (OFC) ini bisa menjadi kesalahan fatal bagi anak asuh pelatih Timnas Indonesia.
Negara kepulauan yang terletak di Samudera Pasifik Selatan dan berbatasan langsung dengan Papua Nugini ini menyimpan potensi kekuatan yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Di balik pesona alam pantainya yang memukau, Kepulauan Solomon dikenal memiliki tradisi sepak bola yang cukup kuat dan kerap menjadi kuda hitam di kawasannya.
Reputasi mereka di Oseania cukup mentereng sebagai pesaing terdekat raksasa regional, Selandia Baru, dalam berbagai turnamen resmi.
Sejarah bahkan mencatat bahwa mereka pernah menciptakan kejutan besar dengan mengalahkan Selandia Baru pada babak kualifikasi Piala Dunia 2006 silam.
Baca Juga: Debut John Herdman di Depan Mata, PSSI Titip Pesan Penting untuk Timnas Indonesia
Meskipun dalam rilis ranking FIFA terbaru per 19 Januari 2026 mereka menempati peringkat ke-152 dunia, kekuatan di lapangan seringkali melampaui angka statistik tersebut.
Posisi peringkat mereka memang masih berada di bawah Timnas Indonesia yang kini duduk nyaman di urutan ke-122 dunia.
Saat ini, skuad berjuluk Bonitos tersebut diarsiteki oleh pelatih Joshua Smith yang mengandalkan mayoritas talenta-talenta terbaik dari kompetisi domestik.
Ancaman nyata bagi lini pertahanan Indonesia akan datang dari sosok bintang utama mereka, Raphael Lea’i, yang memiliki insting gol mematikan.
Penyerang tajam tersebut memiliki rekam jejak impresif di level internasional dengan koleksi 11 gol hanya dari 22 penampilannya bersama tim nasional.
Gaya bermain cepat, fisik prima, dan determinasi tinggi yang menjadi ciri khas tim-tim Pasifik diprediksi akan menyulitkan Skuad Garuda di FIFA Series nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Hasil Super League: Maxwell Gagal Penalti, Persija Jakarta Ditahan PSIM 1-1
-
Menteri Olahraga Iran Ungkap Satu Syarat Mutlak untuk Tampil di Piala Dunia 2026
-
Hasil PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Babak I: Gol Cepat Vidal Dibalas Allano
-
Waspadai Ze Valente Cs, Pelatih Persija Fokus Taktik Kolektif Lawan PSIM
-
Cristiano Ronaldo Berpeluang Main Bareng Anaknya di Al Nassr, Duet Impian Segera Terwujud?
-
Ketergantungan Satu Pemain, Statistik Ungkap Arsenal Sulit Menang Tanpa Bukayo Saka
-
Bukan Hanya Fadly Alberto Hengga, Jejak Kekerasan Juga Menyeret Pemain Muda Ini
-
Tak Cuma PSG, Klub Liga Inggris Ikut Kejar Pemain Keturunan Indonesia
-
Menanti Sentuhan Magis Marselino Ferdinan di Bawah Taktik Baru John Herdman
-
2 Rapor Merah Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Asia U-17 2026