- Timnas Indonesia akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St. Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar bulan Maret.
- Bulgaria menjadi satu-satunya lawan yang pernah dihadapi Indonesia sebelumnya, dengan catatan satu kali imbang pada 1959 dan satu kali kalah pada 1973.
- St. Kitts and Nevis serta Kepulauan Solomon merupakan lawan baru bagi Indonesia karena perbedaan konfederasi, sekaligus menjadi ujian perdana pelatih John Herdman.
Suara.com - Timnas Indonesia mendapatkan kepercayaan prestisius untuk bertindak sebagai salah satu tuan rumah dalam ajang bergengsi FIFA Series 2026.
Turnamen persahabatan berskala internasional ini dijadwalkan akan bergulir secara serentak di berbagai belahan dunia pada bulan Maret 2026 mendatang.
Sebagai tuan rumah, Skuad Garuda dipastikan akan menjamu tiga negara penantang, yakni Timnas Bulgaria, Timnas Kepulauan Solomon, dan Timnas St. Kitts and Nevis.
Dari ketiga calon lawan tersebut, Timnas Bulgaria ternyata bukanlah sosok yang benar-benar asing bagi sejarah sepak bola Tanah Air.
Arsip sejarah mencatat bahwa Indonesia dan wakil Eropa tersebut sudah pernah terlibat bentrok dalam dua pertandingan resmi di masa lampau.
Pertemuan perdana kedua kesebelasan terjadi puluhan tahun silam, tepatnya pada tanggal 21 Januari 1959 dalam sebuah laga persahabatan internasional.
Kala itu, kekuatan kedua tim terbilang cukup berimbang sehingga pertandingan harus berakhir dengan berbagi angka lewat skor kacamata 0-0.
Namun, kenangan pada pertemuan kedua yang berlangsung 4 Februari 1973 justru menyisakan memori pahit bagi pasukan Merah Putih.
Bulgaria saat itu tampil begitu dominan di atas lapangan dan sukses menaklukkan Indonesia dengan skor telak empat gol tanpa balas.
Baca Juga: Debut John Herdman di Depan Mata, PSSI Titip Pesan Penting untuk Timnas Indonesia
Berbeda cerita dengan Bulgaria, dua kontestan lainnya yakni St. Kitts and Nevis serta Kepulauan Solomon merupakan lawan yang benar-benar baru bagi Indonesia.
Skuad Garuda tercatat sama sekali belum pernah mencicipi kekuatan kedua negara tersebut dalam ajang kompetisi apa pun sebelumnya.
Kondisi ini sangat wajar terjadi mengingat perbedaan zona konfederasi yang menaungi masing-masing tim peserta turnamen ini.
Indonesia berada di bawah payung AFC, sementara St. Kitts and Nevis berkompetisi di zona CONCACAF, dan Kepulauan Solomon adalah wakil dari Oseania (OFC).
Format FIFA Series memang sengaja dirancang oleh federasi dunia untuk mempertemukan tim-tim dari berbagai benua yang jarang memiliki kesempatan bertanding satu sama lain.
Ajang ini juga akan menjadi momen krusial sebagai panggung debut resmi pelatih anyar, John Herdman, dalam meracik strategi untuk Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Justin Hubner Pergi, Wolverhampton Wanderers Tersingkir dari Kasta Teratas Liga Inggris
-
Tidak Hanya dari Eropa, Timnas Indonesia Pernah Punya Pemain Naturalisasi dari Tanah Afrika
-
Gaji Skuad Sassuolo Dibongkar Media Italia, Jay Idzes Tembus Puluhan Miliar Rupiah
-
Ingatkan Regulasi PSSI, Persib Bandung Larang Aremania Hadir di GBLA
-
Eks Barcelona Rafael Marquez akan Latih Meksiko usai Piala Dunia 2026
-
Tak Biasa, Jude Bellingham Beli Saham Klub Kriket
-
Hasil Super League: Maxwell Gagal Penalti, Persija Jakarta Ditahan PSIM 1-1
-
Menteri Olahraga Iran Ungkap Satu Syarat Mutlak untuk Tampil di Piala Dunia 2026
-
Hasil PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Babak I: Gol Cepat Vidal Dibalas Allano
-
Waspadai Ze Valente Cs, Pelatih Persija Fokus Taktik Kolektif Lawan PSIM