- Singapura memindahkan laga kandang Piala AFF 2026 dari Stadion Nasional ke Stadion Jalan Besar karena ada Parade Hari Kemerdekaan.
- Pertandingan penentu grup antara Singapura dan Indonesia akan diselenggarakan di Stadion Jalan Besar pada 7 Agustus 2026.
- Pemain Singapura menilai Stadion Jalan Besar menawarkan atmosfer lebih intim yang berpotensi memberi tekanan besar bagi lawan.
Suara.com - Timnas Indonesia harus bersiap menghadapi tantangan berbeda saat melakoni laga tandang melawan Singapura di Piala AFF 2026.
Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) telah membuat keputusan resmi untuk memindahkan kandang mereka dari Stadion Nasional yang megah ke Stadion Jalan Besar yang lebih intim.
Keputusan ini diambil lantaran Stadion Nasional akan difokuskan untuk persiapan Parade Hari Kemerdekaan Singapura yang jatuh pada 9 Agustus 2026.
Sebagai gantinya, FAS telah menunjuk Stadion Jalan Besar sebagai markas The Lions selama fase grup.
“Semua pertandingan kandang dalam turnamen ini saat ini direncanakan akan diadakan di Stadion Jalan Besar, yang memenuhi persyaratan Konfederasi Sepak Bola Asia untuk menyelenggarakan kompetisi internasional,” tulis laporan FAS dikutip dari The Strait Times.
Hal ini berarti laga pamungkas fase grup antara Singapura dan Timnas Indonesia pada 7 Agustus 2026 akan digelar di venue berkapasitas 6.000 penonton tersebut.
Keputusan ini justru disambut positif oleh para pemain Singapura, termasuk sang kapten Hariss Harun.
Menurutnya meski kapasitasnya lebih kecil, Jalan Besar menawarkan keuntungan atmosfer yang tidak dimiliki stadion lain.
“Bermain di Stadion Nasional tentu akan sangat menyenangkan, tetapi kami juga memiliki banyak kenangan indah di Jalan Besar,” ungkap Hariss Harun.
Baca Juga: Hoax! Foto Ivar Jenner Photoshoot Pakai Jersey Persija Ternyata Manipulasi AI
Gelandang senior ini bahkan menyebut Jalan Besar memiliki aura tersendiri yang mampu membakar semangat para pemain.
“Kami menyebutnya rumah spiritual kami dan kami selalu mendapatkan dukungan yang baik di sana,” ujarnya lagi.
Hariss Harun secara spesifik menyoroti desain stadion yang membuat jarak antara tribun dan lapangan sangat dekat.
Faktor inilah yang menurutnya mampu menciptakan tekanan hebat bagi tim lawan sekaligus menjadi suntikan moral bagi tuan rumah.
“Tribunnya jauh lebih dekat ke lapangan, jadi meskipun kapasitasnya lebih kecil, para penggemar dapat menciptakan suasana yang sangat baik yang menular ke tim,” jelasnya.
Bagi Timnas Indonesia, ini adalah sebuah peringatan dini. Laga melawan Singapura yang dijadwalkalkan sebagai partai pamungkas fase grup berpotensi menjadi duel hidup-mati perebutan tiket semifinal.
Berita Terkait
-
Rapor Miliano Jonathans Pahlawan Excelsior: Supersub Main 12 Menit Cetak Gol Debut
-
Miliano Jonathans Belum Terpikir Kembali ke Timnas Indonesia, Fokus Menit Bermain di Klub
-
Siapa Filip Krastev? Rekan Ole Romeny di Oxford United yang Bakal Ancam Timnas Indonesia
-
Miliano Jonathans Jadi Pahlawan, Cetak Gol Debut Selamatkan Excelsior dari Kekalahan
-
PSSI Umumkan Apparel Baru Jersi Timnas Indonesia pada 23 Januari 2026, Fix Kelme?
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Liverpool Menang 3-0 Atas Marseille, Steven Gerrard Kasih Peringatan Buat Dominik Szoboszlai
-
Rapor Miliano Jonathans Pahlawan Excelsior: Supersub Main 12 Menit Cetak Gol Debut
-
Miliano Jonathans Belum Terpikir Kembali ke Timnas Indonesia, Fokus Menit Bermain di Klub
-
Eks Rekan Thom Haye Diburu Persib Bandung, Siapa Dia?
-
Catatan Cedera Layvin Kurzawa Mengkhawatirkan, Jadi Tanda Bahaya untuk Persib
-
Menolak Kalah, Barcelona Bangkit Kalahkan Tuan Rumah Slavia Praha 4-2
-
Siapa Filip Krastev? Rekan Ole Romeny di Oxford United yang Bakal Ancam Timnas Indonesia
-
PSSI Kembali Datangkan Wasit Asing untuk Putaran Kedua BRI Super League
-
Bayern Munich Bungkam USG 2-0, Pastikan Satu Tiket ke 16 Besar Liga Champions
-
3 Pekan Menepi, Bek Asal Jepang Segera Kembali Perkuat PSIM Yogyakarta