-
- Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa mengakui banyak kesalahan perwasitan yang memengaruhi hasil laga.
- Perbedaan interpretasi dan lemahnya standar dinilai jadi akar masalah, termasuk dalam penggunaan VAR.
- PSSI menyiapkan program edukasi dan teknis jelang fase krusial Super League dan Championship.
Suara.com - Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, akhirnya angkat bicara terkait polemik perwasitan yang terus menuai sorotan di kompetisi nasional.
Pria asal Jepang itu secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada klub-klub Super League dan Championship yang merasa dirugikan akibat keputusan wasit di lapangan.
Pengakuan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kesalahan perwasitan masih menjadi persoalan serius dan, dalam beberapa kasus, berdampak langsung terhadap hasil pertandingan.
Meski demikian, Ogawa tidak merinci laga-laga mana saja yang bermasalah.
Satu-satunya contoh yang ia sebut adalah FC Bekasi City, yang disebut dirugikan setelah kebobolan gol kontroversial dari Garudayaksa FC melalui situasi tendangan pojok.
“Sejauh ini, ya, kami menyadari bahwa ada beberapa kesalahan yang berdampak pada hasil pertandingan.”
“Untuk itu kami sungguh meminta maaf kepada klub-klub,” ujar Ogawa kepada awak media di Jakarta.
Tak berhenti sampai di situ, Ogawa menegaskan fokus utama Komite Wasit PSSI saat ini adalah memperbaiki perbedaan interpretasi antarwasit.
Menurutnya, banyak keputusan bermasalah muncul bukan karena niat buruk, melainkan perbedaan sudut pandang dan pemahaman dalam membaca situasi pertandingan.
Baca Juga: Fajar Fathurrahman Akui Banyak Tersenyum Bersama Persija
Pria berusia 66 tahun itu menilai langkah paling krusial adalah menyamakan standar pemahaman wasit di semua level kompetisi.
“Ada hal penting yang harus kami lakukan, yaitu meminimalkan perbedaan pemahaman dan interpretasi di antara para wasit.”
“Itulah alasan mengapa edukasi ini harus terus berlanjut,” ucap Ogawa.
Terkait evaluasi menyeluruh, Ogawa tidak menutup-nutupi kondisi yang ada.
Ia mengakui kualitas perwasitan saat ini masih jauh dari kata memuaskan berdasarkan laporan dan data yang diterimanya.
Kesalahan wasit disebut cukup banyak terjadi, termasuk dalam penggunaan VAR, baik pada momen yang seharusnya mendapat intervensi maupun situasi yang justru tidak memerlukan campur tangan teknologi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun