-
Dominik Szoboszlai mencetak gol kemenangan Liverpool melalui tendangan bebas cerdik ke gawang Marseille.
-
Gol tersebut memanfaatkan kelengahan pagar betis Marseille yang tidak menjaga area bawah lapangan.
-
Kemenangan ini menempatkan Liverpool di posisi empat klasemen sementara Liga Champions 2025/2026.
Suara.com - Kemenangan dramatis berhasil diamankan oleh raksasa Premier League dalam lanjutan kompetisi paling bergengsi di Eropa.
Stadion menjadi saksi bisu kejeniusan taktikal yang diperagakan oleh punggawa lini tengah The Reds semalam.
Dominik Szoboszlai muncul sebagai aktor utama yang memecah kebuntuan lewat aksi individu yang sangat tak terduga.
Pemain internasional Hungaria tersebut membuktikan bahwa kecerdasan di lapangan sama pentingnya dengan kekuatan fisik semata.
Gol tunggal tersebut menjadi pembeda dalam laga ketat yang mempertemukan wakil Inggris dan Prancis itu.
Pertemuan antara Liverpool kontra Marseille ini tersaji dalam pekan ketujuh fase liga Liga Champions musim 2025/2026.
Kedua tim menunjukkan ambisi besar untuk mengamankan posisi di papan atas klasemen sementara musim ini.
Marseille yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri sempat memberikan perlawanan yang sangat merepotkan bagi tim tamu.
Namun, ketenangan para pemain asuhan Arne Slot menjadi kunci keberhasilan mereka mencuri poin penuh di laga ini.
Baca Juga: Liverpool Menang 3-0 Atas Marseille, Steven Gerrard Kasih Peringatan Buat Dominik Szoboszlai
Szoboszlai pun memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian kolektif timnya setelah peluit panjang dibunyikan wasit.
Gelandang bernomor punggung delapan tersebut merasa lega karena target meraih kemenangan akhirnya bisa tercapai dengan baik.
"Ini hasil yang sangat bagus dan saya sangat senang akan itu," buka Szoboszlai di TNT Sports.
Ia menekankan bahwa mengalahkan Marseille bukanlah perkara mudah mengingat reputasi tim lawan yang sedang naik daun.
Kualitas pemain dan skema permainan tim tamu dianggap sempat membuat barisan pertahanan Liverpool bekerja ekstra keras.
Keberhasilan mempertahankan keunggulan hingga akhir laga menjadi bukti kematangan mentalitas para pemain di lapangan hijau.
Szoboszlai secara khusus menyoroti profil lawan yang memiliki karakter bermain yang sangat kuat dan sangat terorganisir.
"Ini pertandingan yang sangat sulit. Kami tahu sejak awal mereka bakal jadi lawan yang sulit karena mereka punya tim yang bagus yang dipimpin oleh pelatih yang bagus juga," sambung Szoboszlai.
Pengalaman menghadapi juru taktik Marseille saat masih berkarir di Inggris menjadi modal berharga bagi skuad Liverpool.
Gaya main agresif yang diterapkan tim lawan memaksa The Reds untuk melakukan persiapan yang jauh lebih matang.
"Kami tahu bahwa tim ini akan tampil berbahaya, karena dia (De Zerbi) pernah melakukan yang sama di Premier League ketika ia masih menangani Brighton. Namun kami mempersiapkan diri dengan baik dan kami meraih tiga poin hari ini."
Sorotan utama dalam pertandingan ini tentu saja tertuju pada proses terjadinya gol tendangan bebas yang sangat unik.
Alih-alih menendang bola melewati pagar hidup, Szoboszlai justru memilih jalur bawah yang sangat jarang diprediksi kiper.
Keputusan berani tersebut diambil setelah ia melakukan pengamatan cepat terhadap posisi para pemain bertahan lawan di area kotak penalti.
"Ya, saya hanya melakukan pekerjaan saya tadi. Saya diberi tahu bahwa pada saat itu (tendangan bebas), tidak ada pemain mereka yang berbaring di belakang pagar betis," sambung Szoboszlai.
Kejelian dalam melihat absennya pemain "buaya" di belakang pagar betis menjadi celah fatal bagi pertahanan Marseille malam itu.
Tanpa ragu, ia langsung mengeksekusi bola dengan tendangan mendatar yang meluncur deras masuk ke dalam jala gawang lawan.
"Saya berpikir bahwa jika saya melepaskan tembakan mendatar, ada kesempatan saya bisa mencetak gol karena tidak ada pemain yang berbaring untuk menahan bola. Lalu saya putuskan menendang seperti itu dan syukurlah itu berhasil," pungkasnya.
Gol tersebut sekaligus membungkam keraguan publik mengenai efektivitas skema bola mati yang dimiliki oleh raksasa Merseyside tersebut.
Kini fokus Liverpool beralih untuk menjaga konsistensi performa mereka di sisa jadwal fase liga yang semakin krusial.
Poin penuh dari markas lawan ini memberikan suntikan moral yang sangat besar bagi seluruh anggota tim utama.
Tambahan tiga poin ini membuat posisi Liverpool meroket ke peringkat empat klasemen sementara League Phase Liga Champions.
The Reds kini berada dalam jalur yang tepat untuk menghindari fase playoff yang seringkali menguras tenaga lebih banyak.
Hanya dibutuhkan satu kemenangan tambahan lagi bagi Liverpool untuk mengunci tiket otomatis menuju babak 16 besar nanti.
Perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini terlihat semakin menjanjikan setelah melewati hadangan tim kuat asal Prancis.
Manajemen tim berharap tren positif ini terus berlanjut demi menjaga asa meraih trofi di akhir musim kompetisi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
5 Klub Premier League Kuasai Papan Atas Klasemen Liga Champions
-
Amar Brkic Tembus Tim Utama Darmstadt U-19, Begini Karier Moncer di Luar Timnas Indonesia
-
Nasib Barcelona Ditentukan Pekan Depan, Flick Minta Pemain Habis-habisan Lawan Copenhagen
-
Luciano Spalletti Buka-bukaan: Inilah Masalah Besar Juventus di Liga Champions
-
Keputusan Kontroversial Masih Hantui Liga Indonesia, Ketua Komite Wasit PSSI Asal Jepang Minta Maaf
-
Waspada! 3 Bintang Eropa Milik Bulgaria Siap Acak-acak Pertahanan Timnas Indonesia di Jakarta
-
Juventus Tekuk Benfica, Spalletti Akui Skuadnya Sempat Susah Payah Bongkar Pertahanan Lawan di Turin
-
Ivar Jenner Mendadak Menghilang
-
Mengenal Kelme, Brand Legendaris Spanyol yang Dikabarkan Jadi Apparel Baru Timnas Indonesia
-
Selamat Tinggal Erspo? Timnas Indonesia Segera Punya Jersey Baru