-
Kiper PSIR Raihan Alfariq melakukan tendangan brutal ke dada pemain Persikaba Rizal Dimas Agesta.
-
Wasit tidak memberikan hukuman kartu meski korban mengalami luka dan membutuhkan bantuan oksigen.
-
Persikaba resmi menolak permintaan maaf manajemen PSIR meski mereka dipastikan lolos 16 besar.
Pihak Persikaba mengungkapkan bahwa Rizal Dimas mengalami kesulitan bernapas sehingga harus dibantu dengan peralatan oksigen tambahan.
Foto-foto luka memar di tubuh Rizal juga tersebar sebagai bukti betapa kasarnya tindakan yang dilakukan oleh kiper lawan.
Merespons gelombang protes yang muncul pihak manajemen PSIR Rembang akhirnya memberikan pernyataan resmi melalui kanal media sosial.
Raihan Alfariq didampingi sang manajer menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas tindakan tidak sportif yang telah terjadi.
Namun upaya damai tersebut kabarnya tidak berjalan mulus lantaran adanya penolakan dari pihak manajemen tim lawan.
Dalam video tersebut Rasno mengatakan manajemen Persikaba menolak permintaan maaf mereka secara langsung.
Penolakan ini didasari oleh rasa kecewa yang mendalam atas risiko nyawa yang harus ditanggung oleh pemain mereka.
Meskipun harus melewati laga dengan penuh intimidasi dan kekerasan fisik Persikaba tetap berhasil mengamankan poin penting.
Hasil imbang tanpa gol ini sudah cukup untuk membawa tim asal Blora tersebut melaju ke babak selanjutnya.
Baca Juga: Viral Tendangan Kungfu Liga 4, Kafi FC Jogja: Itu Gak Sengaja!
Persikaba dipastikan tetap lolos ke babak 16 besar Liga 4 Jawa Tengah meski membawa luka dari Stadion Krida.
Kasus ini menambah daftar panjang buruknya kepemimpinan wasit dalam mengawasi jalannya pertandingan sepak bola di kasta bawah.
Banyak pihak menuntut PSSI Jawa Tengah untuk melakukan investigasi mendalam terhadap kinerja wasit pada laga panas tersebut.
Sanksi berat juga diharapkan jatuh kepada pemain yang terbukti melakukan tindakan sengaja yang mencederai lawan dengan brutal.
Keselamatan atlet harus menjadi prioritas utama di atas sekadar hasil akhir sebuah pertandingan sepak bola profesional maupun amatir.
Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh klub agar tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas saat bertanding.
Tragedi tendangan kungfu ini telah mencoreng semangat kompetisi Liga 4 yang seharusnya menjadi wadah pembibitan talenta muda.
Raihan Alfariq kini menjadi pusat perhatian negatif dari para pecinta sepak bola nasional akibat aksinya yang sangat berbahaya.
Sedangkan Rizal Dimas masih menjalani proses pemulihan agar bisa kembali memperkuat Persikaba di babak 16 besar mendatang.
Dukungan terus mengalir bagi tim Persikaba agar tetap fokus mengejar prestasi meski menghadapi rintangan non-teknis yang sangat keras.
Liga 4 Jawa Tengah musim ini dipastikan akan semakin kompetitif dengan pengawasan ketat dari para penggemar sepak bola.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda