- Insiden tendangan kungfu terjadi pada laga Liga 4 Piala Gubernur DIY antara Kafi FC dan UAD FC, Selasa (6/1/2026).
- Aksi pemain Kafi FC bernomor 2 mengenai wajah Amirul UAD FC pada menit ke-73 saat skor 1-0.
- Manajemen Kafi FC meminta maaf, mengklaim insiden tidak disengaja, dan telah memberikan sanksi internal.
Suara.com - Insiden keras kembali mencoreng kompetisi Liga 4 Indonesia. Kali ini, sorotan tertuju pada laga Kafi FC Jogja kontra Universitas Ahmad Dahlan (UAD) FC dalam ajang Liga 4 Piala Gubernur DIY yang berlangsung di Lapangan Sitimulyo, Jogjakarta, Selasa (6/1/2026).
Sebuah aksi berbahaya berupa tendangan kungfu ke arah kepala pemain UAD FC memicu gelombang reaksi keras dari publik sepak bola.
Kejadian tersebut terjadi pada menit ke-73, saat Kafi FC Jogja tengah unggul tipis 1-0 atas lawannya.
Dalam tayangan video yang kemudian viral di media sosial, terlihat jelas pemain Kafi FC Jogja bernomor punggung 2 mengangkat kaki terlalu tinggi dan menghantam wajah pemain UAD FC bernomor punggung 24, Amirul, yang sedang berusaha merebut bola.
Benturan keras membuat Amirul langsung terjatuh dan tergeletak di lapangan sambil memegangi bagian wajahnya.
Aksi tersebut sontak memancing emosi pemain UAD FC dan penonton yang hadir langsung di stadion. Banyak pihak menilai pelanggaran itu sangat berbahaya dan berpotensi mengancam keselamatan pemain.
Seiring cepatnya penyebaran cuplikan video di berbagai platform media sosial, nama Kafi FC Jogja pun menjadi perbincangan luas.
Menyikapi situasi tersebut, manajemen klub akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi pada Selasa malam.
"Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, kami dari manajemen tim Kafi Jogja memohon maaf kepada tim UAD FC, pemain UAD FC mas Amirul, PSSI, dan seluruh pencinta sepakbola tanah air atas insiden pelanggaran yang dilakukan oleh salah seorang pemain kami saat pertandingan lanjutan kompetisi Liga 4 Piala Gubernur DIY, di Lapangan Sitimulyo, Selasa sore tadi," tulis Kafi FC dalam Instagram resminya.
Baca Juga: Profil Pemain KAFI FC Pelaku Tendangan Kung Fu Brutal Menyasar ke Leher Lawan
Dalam klarifikasinya, manajemen Kafi FC Jogja menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dilakukan dengan unsur kesengajaan.
Mereka menyebut insiden itu murni akibat kecerobohan pemain saat mencoba menghalau bola.
"Perlu kami sampaikan pemain kami tidak ada niatan untuk sengaja mencederai lawan. Pemain kami melakukan kecerobohan saat berusaha menyapu bola dengan menaikkan kaki terlalu tinggi sehingga mengenai pemain UAD FC mas Amirul," tulis Kafi FC.
Manajemen klub juga mengonfirmasi bahwa sanksi internal telah diberikan kepada pemain yang bersangkutan sebagai bentuk tanggung jawab atas kejadian tersebut.
"Dari manajemen dan tim pelatih sudah memberi teguran keras kepada pemain yang bersangkutan," tambah manajer klub.
Tak berhenti sampai di situ, Kafi FC Jogja juga menyatakan komitmennya untuk menjalin komunikasi langsung dengan pihak korban.
Mereka berencana melakukan silaturahmi kepada Amirul, keluarga, serta manajemen UAD FC sebagai bentuk permohonan maaf secara langsung.
"Sekali lagi, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas insiden ini dan berharap tidak terulang di kemudian hari," tutupnya.
Berita Terkait
-
Profil Pemain KAFI FC Pelaku Tendangan Kung Fu Brutal Menyasar ke Leher Lawan
-
Brutal Lagi! Kronologis Tendangan Kungfu ke Muka UAD FC vs KAFI Jogja FC Liga 4 Yogyakarta
-
Pelaku Cuma Ditegur, Ini Klarifikasi Kafi FC soal Tendangan Kung Fu Liga 4 Yogya
-
Horor Menit 73 Liga 4 DIY: Tendangan Kung Fu Leher Disasar, Wasit Tutup Mata
-
Layangkan Tendangan Kungfu, Hilmi Gimnastia akan Disidang Komdis PSSI pada 11 Januari
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Kabut Asap, Dinas Kesehatan Riau Siapkan 18 Ribu Masker untuk Pelalawan
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan