- Persib Bandung waspadai ancaman Persija Jakarta meski menyandang status juara paruh musim.
- Eliano Reijnders tegaskan fokus penuh hadapi 17 laga sisa di putaran kedua nanti.
- Persib siap menjamu PSBS Biak di Stadion GBLA dengan kondisi fisik yang prima.
Suara.com - Keberhasilan Persib Bandung mengamankan posisi teratas pada paruh pertama kompetisi Super League 2025/2026 ternyata belum memberikan ketenangan.
Klub berjuluk Maung Bandung tersebut kini sedang berada dalam pengawasan ketat dari para rival berat yang siap mengudeta posisi mereka.
Ketajaman persaingan di zona papan atas liga saat ini sedang berada pada level yang sangat krusial dan menegangkan.
Salah satu ancaman yang paling nyata datang dari rival abadi mereka yakni klub Ibu Kota Persija Jakarta.
Persija secara konsisten terus membayangi langkah Persib dalam perburuan gelar juara musim ini tanpa memberikan celah sedikitpun.
Meskipun saat ini Persib masih memimpin takhta klasemen, namun keunggulan poin yang mereka miliki tergolong sangat tipis.
Borneo FC Samarinda yang menghuni posisi kedua hanya terpaut jarak satu angka saja dari sang pemuncak klasemen.
Sementara itu Persija Jakarta juga tidak kalah berbahaya karena terus mengintai momentum untuk menyalip ke posisi terdepan.
Kondisi yang serba tidak pasti ini disadari sepenuhnya oleh pemain serba bisa milik Persib Bandung Eliano Reijnders.
Baca Juga: PSSI Istirahatkan Wasit 'Bermasalah', Yoshimi Ogawa: Itu Bukan Hukuman
Eliano menegaskan bahwa predikat sebagai penguasa paruh musim bukanlah jaminan akhir untuk meraih trofi juara utama.
Mengingat masih ada 17 pertandingan sisa di putaran kedua, perjuangan Maung Bandung dipastikan akan menghadapi rintangan yang luar biasa.
Fokus tinggi menjadi harga mati bagi seluruh elemen tim jika ingin mempertahankan mahkota juara yang mereka pegang sekarang.
“Tentu saja itu saya pikir bagus, tapi masih jauh jalan yang perlu kami hadapi, kami harus tetap fokus di putaran kedua,” kata Eliano Reijnders di laman I.League.
Eksistensi Persija Jakarta dalam bursa juara musim ini memang memberikan tekanan psikologis tersendiri bagi kubu Bandung.
Pertarungan klasik antara kedua tim tersebut kini tidak lagi hanya sekadar mempertaruhkan gengsi kedaerahan semata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun