- Luciano Spalletti kehilangan kesabaran dan membentak suporter Juventus yang terus mengkritik tim saat laga melawan Benfica berlangsung alot.
- Insiden panas tersebut justru menjadi titik balik mentalitas tim karena Juventus berhasil mencetak gol tak lama kemudian dan menang 2-0.
- Kemenangan ini membawa Juventus ke peringkat 15 klasemen Liga Champions dan memperbesar peluang lolos ke babak play-off.
Suara.com - Atmosfer panas menyelimuti Allianz Stadium saat Juventus menjamu Benfica dalam lanjutan Liga Champions 2025/2026, Kamis (22/1) dini hari WIB.
Sorotan utama dalam laga tersebut bukan hanya pada kemenangan tuan rumah, melainkan insiden meledaknya emosi pelatih Luciano Spalletti di pinggir lapangan.
Juru taktik berkepala plontos itu tertangkap kamera kehilangan kesabaran terhadap seorang pendukung Juventus yang duduk tepat di belakang bangku cadangan tim.
Laporan dari Amazon Prime Video menyebutkan bahwa suporter tersebut terus-menerus melontarkan kritik pedas dan negatif selama 50 menit awal pertandingan.
Situasi di lapangan memang sedang tidak menguntungkan karena Juventus tampil tertekan menghadapi strategi Benfica racikan Jose Mourinho.
Benfica bahkan mampu menciptakan peluang-peluang berbahaya di babak pertama yang membuat pendukung tuan rumah ketar-ketir.
Ketidakpuasan publik Turin sempat memuncak saat peluit turun minum berbunyi, di mana siulan cemoohan menggema untuk performa tim sendiri.
Kondisi stagnan berlanjut hingga awal babak kedua, di mana Juventus masih kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya.
Tak tahan dengan gangguan verbal dari belakangnya, Spalletti akhirnya berbalik badan dan membentak sang suporter dengan kalimat menohok.
Baca Juga: Rahasia Gol Free Kick Ciamik Dominik Szoboszlai
“Lain kali, lebih baik kamu tinggal di rumah," teriak Spalletti tegas seperti dikutip dari Football Italia.
Menariknya, insiden kemarahan Spalletti seolah menjadi titik balik karena hanya beberapa menit kemudian Juventus berhasil memecah kebuntuan.
Gelandang Khephren Thuram sukses mencetak gol pembuka yang seketika mengubah dinamika pertandingan menjadi milik tuan rumah.
Spalletti lantas merayakan gol tersebut dengan emosional tepat di hadapan area tribun tempat suporter yang tadi mengkritiknya duduk.
Juventus akhirnya mengunci kemenangan meyakinkan 2-0 atas Benfica, sebuah hasil krusial untuk menjaga asa di kompetisi Eropa.
Tambahan tiga poin membuat La Vecchia Signora kini mengoleksi 12 poin dan menempati peringkat ke-15 klasemen sementara fase liga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
-
Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan