- Juventus akan menjamu Benfica di Allianz Stadium pada Kamis (22/1) demi tiga kemenangan beruntun pertama sejak 2021/2022.
- Juventus menghadapi laga krusial ini dengan moral tertekan setelah kalah dari Cagliari dan tertahan di posisi lima Serie A.
- Benfica memiliki rekor historis kuat, menang tujuh dari sembilan pertemuan sebelumnya melawan Juventus sebelum laga penting ini.
Suara.com - Juventus akan menjamu Benfica di Allianz Stadium pada lanjutan fase liga Liga Champions 2025/2026, Kamis (22/1) waktu setempat.
Laga ini krusial bagi Bianconeri yang berambisi meraih tiga kemenangan beruntun di kompetisi elite Eropa untuk pertama kalinya sejak musim 2021/2022.
Namun, pasukan Luciano Spalletti datang ke pertandingan ini dengan kondisi mental yang sedikit terganggu usai menelan kekalahan mengejutkan 0-1 dari Cagliari di Serie A.
Selain itu, catatan sejarah juga tidak memihak Juventus, yang kalah dalam tiga pertemuan terakhir melawan Benfica dan tujuh dari sembilan laga secara keseluruhan.
Kekalahan dari Cagliari menjadi tamparan keras bagi Juventus, sekaligus hampir menutup peluang mereka bersaing dalam perburuan Scudetto.
Saat ini, Si Nyonya Tua tertahan di posisi kelima klasemen Serie A, tertinggal 10 poin dari puncak.
Meski demikian, performa Juventus di Eropa cukup menjanjikan.
Mereka sedang menjalani tujuh laga tanpa kekalahan di semua kompetisi, dengan enam kemenangan, dan kini mengoleksi sembilan poin di Liga Champions.
Posisi ke-17 memang sudah cukup untuk memastikan tiket playoff, namun Juventus masih berpeluang finis di delapan besar.
Baca Juga: Haaland Minta Maaf dan Sebut Kekalahan Manchester City dari Bodo/Glimt Memalukan
Atletico Madrid di posisi kedelapan hanya unggul tiga poin.
Benfica datang ke Turin dengan modal kepercayaan diri tinggi saat menghadapi tim-tim Italia.
Klub asal Lisbon tersebut tak terkalahkan dalam empat laga terakhir kontra wakil Serie A di kompetisi Eropa, termasuk kemenangan atas Napoli di matchday keenam.
Secara historis, Benfica juga dominan atas Juventus.
Mereka mencatat tujuh kemenangan dari sembilan pertemuan, termasuk tiga kemenangan beruntun menjelang laga ini.
Tim asuhan Jose Mourinho pun berambisi memperpanjang catatan tersebut menjadi empat kemenangan beruntun.
Berita Terkait
-
Prediksi Skor Chelsea vs Pafos FC: Peluang The Blues Tembus 16 Besar Liga Champions
-
Selebrasi Minum Bir, Sindiran Jude Bellingham untuk Tukang Julid
-
Saat Kecil Nonton di TV, Gabriel Jesus Terharu Bisa Cetak Gol di San Siro
-
Pecahkan Rekor di Italia, Mikel Arteta: Inter Milan Tim yang Sangat Bagus
-
Liga Champions: Dalih Pelatih Inter Milan usai Dibantai Arsenal
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Siap-siap Panen Cuan! Dividen BBRI Diproyeksi Tembus 13 Persen, Minat Borong?
-
Sifat dan Karakter Shio Kambing dari Positif hingga Negatif
-
Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400
-
Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!
-
Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat
-
Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"
-
Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
-
Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian
-
Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan
-
Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian