Bola / Bola Dunia
Jum'at, 23 Januari 2026 | 15:34 WIB
Edin Dzeko. [GABRIEL BOUYS / AFP]
Baca 10 detik
  • Edin Dzeko resmi bergabung dengan Schalke 04 setelah meninggalkan Fiorentina melalui status bebas transfer.

  • Sang pemain menegaskan komitmen penuh untuk membawa Schalke 04 naik kasta ke Bundesliga 1.

  • Dzeko merasa antusias bekerja sama dengan pelatih Miron Muslic yang berasal dari Bosnia-Herzegovina.

Suara.com - Dunia sepak bola Liga Jerman dikejutkan dengan langkah besar yang diambil oleh penyerang legendaris Edin Dzeko.

Mantan bintang Manchester City tersebut secara resmi menjatuhkan pilihannya untuk membela Schalke 04 di Bundesliga 2.

Keputusan ini diambil setelah bomber berpengalaman tersebut menyelesaikan masa baktinya bersama klub Italia, Fiorentina.

Dzeko menegaskan bahwa pilihannya pindah ke Veltins-Arena bukan didasari oleh faktor materi semata.

Pemain veteran ini merasa memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan klub yang identik dengan warna biru tersebut.

"Sejak hari pertama, hati saya sudah mantap. Saya hanya ingin datang ke Schalke," ujar Dzeko dikutip dari laman resmi Liga Jerman Bundesliga, Jumat.

Pernyataan tersebut menunjukkan betapa besarnya tekad sang pemain untuk memulai petualangan baru di tanah Jerman.

Banyak pihak sempat mempertanyakan keputusan pemain berusia 39 tahun itu untuk berkompetisi di kasta kedua.

Namun, Dzeko memilih untuk menutup telinga dari segala pembicaraan miring mengenai masa depan karier sepak bolanya.

Baca Juga: 5 Klub Premier League Kuasai Papan Atas Klasemen Liga Champions

Baginya, atmosfer dan sejarah besar yang dimiliki Schalke adalah daya tarik utama yang sulit untuk ditolak.

Dzeko meyakini bahwa merumput bersama tim ini akan memberikan sensasi yang luar biasa dalam perjalanan kariernya.

Meskipun sudah tidak muda lagi, ia menjamin akan memberikan kontribusi maksimal bagi tim barunya tersebut.

Semangat juang yang ia miliki diharapkan mampu menular kepada rekan-rekan setimnya yang lebih muda.

Kedatangan Dzeko juga disambut dengan tangan terbuka oleh sang juru taktik, Miron Muslic.

Hubungan emosional antara pemain dan pelatih ini menjadi salah satu kunci proses adaptasi yang cepat.

Load More