Bola / Liga Italia
Selasa, 27 Januari 2026 | 10:41 WIB
Jonathan David permalukan Jay Idzes di laga Sassuolo vs Juventus. (Instagram/@juventus)
Baca 10 detik
  • Jonathan David menunjukkan performa positif di Juventus dengan empat kontribusi gol dalam empat laga terakhir Serie A.
  • Pelatih Luciano Spalletti berencana mendatangkan striker baru dengan fisik kuat di bursa transfer Januari 2026.
  • Kebutuhan tim bukan hanya pencetak gol, tetapi striker yang mampu menahan bola dan berduel fisik dengan bek lawan.

Suara.com - Performa mantan anak asuh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, Jonathan David bersama Juventus mulai menunjukkan tren positif.

Striker asal Kanada itu akhirnya tampil meyakinkan setelah mencetak tiga gol dalam empat laga terakhir Serie A, ditambah satu assist, termasuk gol penting saat Juventus menghadapi Napoli di Allianz Stadium.

Namun, di tengah kebangkitannya tersebut, pelatih Luciano Spalletti justru secara terbuka menyatakan keinginannya untuk mendatangkan penyerang baru pada bursa transfer Januari 2026.

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar, jika Jonathan David sudah mulai tajam, mengapa Juventus masih mencari striker lain?

Spalletti menjelaskan bahwa kebutuhannya bukan semata soal pencetak gol.

Ia menilai Juventus membutuhkan striker dengan karakter fisik kuat, yang mampu berduel dengan bek tengah lawan, menahan bola, dan membuka ruang bagi pemain lain.

Spalletti bahkan mencontohkan tipe penyerang seperti Rasmus Hojlund, yang mampu turun ke lini tengah, kuat secara fisik, dan tetap efektif dalam mengolah bola.

“David bagus untuk mencetak gol. Tapi kami juga butuh striker yang bisa berduel fisik dengan bek tengah dan memberi dimensi lain dalam permainan. Itu tipe striker yang kami cari,” tegas Spalletti dilansir dari Football Italia.

Meski Juventus aktif mencari penyerang baru, hal itu tidak otomatis mengancam posisi Jonathan David di tim utama.

Baca Juga: 7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman

Dalam beberapa pekan terakhir, performanya justru terus meningkat, terutama setelah sempat dikritik tajam akibat gagal mengeksekusi penalti saat melawan Lecce.

Respons David dinilai sangat positif. Ia bangkit, mencetak gol secara konsisten, dan mulai terlihat lebih menyatu dengan permainan Juventus. Spalletti sendiri diyakini puas melihat perkembangan tersebut.

Juventus saat ini dikaitkan dengan beberapa penyerang bertipe fisik kuat, antara lain, Jean-Philippe Mateta, Youssef En-Nesyri dan Beto

Selain itu, Juventus sebenarnya masih memiliki Dusan Vlahovic, namun striker Serbia tersebut sedang cedera dan baru diprediksi kembali bermain pertengahan Februari atau Maret.

Lebih jauh lagi, kontrak Vlahovic akan habis pada Juni 2026 dan hampir pasti ia akan meninggalkan Turin secara gratis di akhir musim.

Kontributor: Azka Putra

Load More