- Seluruh anggota Exco periode 2025–2029 Persatuan Bola Sepak Malaysia (FAM) mengundurkan diri secara sukarela dan kolektif segera.
- Pengunduran diri ini dilakukan demi menjaga integritas dan meminimalkan risiko merugikan lanskap sepak bola Malaysia saat ini.
- Langkah ini membuka ruang bagi FIFA dan AFC melakukan peninjauan tata kelola internal FAM tanpa adanya potensi konflik kepentingan.
Suara.com - Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) mengumumkan seluruh anggota Jawatankuasa Eksekutif (Exco) periode 2025–2029 mengundurkan diri secara kolektif dan sukarela dengan segera. Keputusan tersebut diambil secara bulat.
Dalam keterangan resmi FAM, pengunduran diri itu dilakukan dengan mempertimbangkan tanggung jawab organisasi tanpa kepentingan pribadi maupun jabatan, menyusul situasi terkini yang menjadi perhatian publik dan berdampak pada lanskap sepak bola Malaysia.
Exco FAM menilai langkah tersebut sebagai tindakan yang berprinsip dan beretika, sekaligus wujud tanggung jawab bersama untuk menjaga integritas FAM sebagai induk organisasi sepak bola nasional.
Selain untuk melindungi reputasi dan kepentingan FAM, pengunduran diri kolektif ini juga ditujukan guna meminimalkan potensi risiko yang dapat merugikan sepak bola Malaysia apabila situasi saat ini berlarut-larut.
FAM menegaskan keputusan tersebut sejalan dengan prinsip tata kelola yang baik dan akuntabilitas, terutama dalam upaya menjaga serta memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi sepak bola nasional.
Langkah ini juga membuka ruang bagi FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk melakukan penilaian, peninjauan, serta jika diperlukan penanganan terhadap aspek tata kelola dan administrasi internal FAM tanpa gangguan atau potensi konflik kepentingan.
Dalam pernyataan yang sama, Exco menekankan bahwa pengunduran diri ini mencerminkan komitmen menempatkan kepentingan sepak bola Malaysia di atas masa jabatan, meski mereka sebelumnya mendapat mandat empat tahun dan baru menjalani 11 bulan masa kerja sejak terpilih untuk periode 2025–2029.
Keputusan drastis tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pembaruan yang diperlukan, sekaligus membantu memulihkan kepercayaan suporter, pemangku kepentingan, mitra, dan komunitas sepak bola secara menyeluruh.
Meski tidak lagi menjabat, para anggota Exco FAM menyatakan tetap berkomitmen memberikan kerja sama penuh kepada FIFA, AFC, serta seluruh pihak terkait demi kepentingan jangka panjang sepak bola Malaysia.
Baca Juga: 5 Fakta Tiga Desa di Nunukan Masuk Malaysia: Bukan Hilang Total, Ini yang Sebenarnya Terjadi!
Tag
Berita Terkait
-
5 Fakta Tiga Desa di Nunukan Masuk Malaysia: Bukan Hilang Total, Ini yang Sebenarnya Terjadi!
-
Pemain Naturalisasi Join Liga Indonesia, EXCO PSSI Sindir Kualitas Liga!
-
CAS Kabulkan Banding Malaysia, 7 Pemain Naturalisasi Terbebas dari Sanksi Berat FIFA Hari Ini
-
Konjen RI Respon Kabar Proyek Jembatan Indonesia-Malaysia: Sudah Ada Komunikasi
-
Kenapa 7 Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia Diizinkan Kembali Merumput?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
Sisi Gelap Piala Dunia 2026, NYPD Siaga Hadapi Lonjakan Perdagangan Seks
-
Link Live Streaming Republik Ceko vs Afrika Selatan: Laga Panas Buru Kemenangan Perdana!
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Erling Haaland Hampir Susul Lionel Messi
-
Cristiano Ronaldo di Portugal: Dari Superstar, Kini Masalah Besar?
-
Harry Kane Bongkar Kalimat Sakral Thomas Tuchel Kalahkan Kroasia
-
3 Fakta Menarik Jelang Swiss vs Bosnia di Piala Dunia 2026
-
Roberto Martinez Soroti Serangan Portugal, Mulai Frustasi dengan Ronaldo Sentris?
-
Kontroversi Ancang-ancang Penalti, Harry Kane Sukses 'Akali' Aturan FIFA?
-
Rekap Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026 Kamis 18 Juni: Ronaldo Mandul, Sejarah Baru Uzbekistan
-
Ronaldo Mandul, Roberto Martinez: Gak Masuk Akal Keluarkan Pencetak Gol Terbaik di Dunia