Bola / Bola Dunia
Kamis, 29 Januari 2026 | 14:35 WIB
Kantor Federasi Sepak Bola Malaysia (dok. FAM)
Baca 10 detik
  • Seluruh anggota Exco periode 2025–2029 Persatuan Bola Sepak Malaysia (FAM) mengundurkan diri secara sukarela dan kolektif segera.
  • Pengunduran diri ini dilakukan demi menjaga integritas dan meminimalkan risiko merugikan lanskap sepak bola Malaysia saat ini.
  • Langkah ini membuka ruang bagi FIFA dan AFC melakukan peninjauan tata kelola internal FAM tanpa adanya potensi konflik kepentingan.

Suara.com - Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) mengumumkan seluruh anggota Jawatankuasa Eksekutif (Exco) periode 2025–2029 mengundurkan diri secara kolektif dan sukarela dengan segera. Keputusan tersebut diambil secara bulat.

Dalam keterangan resmi FAM, pengunduran diri itu dilakukan dengan mempertimbangkan tanggung jawab organisasi tanpa kepentingan pribadi maupun jabatan, menyusul situasi terkini yang menjadi perhatian publik dan berdampak pada lanskap sepak bola Malaysia.

Exco FAM menilai langkah tersebut sebagai tindakan yang berprinsip dan beretika, sekaligus wujud tanggung jawab bersama untuk menjaga integritas FAM sebagai induk organisasi sepak bola nasional.

Selain untuk melindungi reputasi dan kepentingan FAM, pengunduran diri kolektif ini juga ditujukan guna meminimalkan potensi risiko yang dapat merugikan sepak bola Malaysia apabila situasi saat ini berlarut-larut.

FAM menegaskan keputusan tersebut sejalan dengan prinsip tata kelola yang baik dan akuntabilitas, terutama dalam upaya menjaga serta memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi sepak bola nasional.

Langkah ini juga membuka ruang bagi FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk melakukan penilaian, peninjauan, serta jika diperlukan penanganan terhadap aspek tata kelola dan administrasi internal FAM tanpa gangguan atau potensi konflik kepentingan.

Dalam pernyataan yang sama, Exco menekankan bahwa pengunduran diri ini mencerminkan komitmen menempatkan kepentingan sepak bola Malaysia di atas masa jabatan, meski mereka sebelumnya mendapat mandat empat tahun dan baru menjalani 11 bulan masa kerja sejak terpilih untuk periode 2025–2029.

Keputusan drastis tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pembaruan yang diperlukan, sekaligus membantu memulihkan kepercayaan suporter, pemangku kepentingan, mitra, dan komunitas sepak bola secara menyeluruh.

Meski tidak lagi menjabat, para anggota Exco FAM menyatakan tetap berkomitmen memberikan kerja sama penuh kepada FIFA, AFC, serta seluruh pihak terkait demi kepentingan jangka panjang sepak bola Malaysia.

Baca Juga: 5 Fakta Tiga Desa di Nunukan Masuk Malaysia: Bukan Hilang Total, Ini yang Sebenarnya Terjadi!

Load More