- Manchester United menaklukkan Fulham 3-2 di Old Trafford; gol kemenangan tercipta di masa *injury time*.
- Michael Carrick menyamai rekor tiga kemenangan liga beruntun pertama bagi manajer baru Manchester United.
- Raul Jimenez mencetak rekor penalti sempurna terbanyak sepanjang sejarah Premier League dengan 12 dari 12 eksekusi.
Suara.com - Manchester United meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Fulham dalam lanjutan Premier League, Minggu (1/2) waktu setempat.
Tiga gol kemenangan Red Devils di Old Trafford dicetak oleh Casemiro, Matheus Cunha dan Benjamin Sesko di masa injury time.
Sedangkan dua gol Fulham dicetak oleh penalti Raul Jimenez dan Kevin di menit ke-90+1.
Kemenangan ini bukan sekadar soal skor, tetapi juga sarat catatan menarik, mulai dari rekor Carrick, kontribusi kreatif Bruno Fernandes, hingga ketajaman penalti Raul Jimenez di kubu Fulham, berikut ulasannya:
Carrick Masuk Buku Sejarah
Termasuk periode singkatnya pada 2021, Manchester United kini memenangkan empat dari lima laga Premier League saat ditangani Michael Carrick (1 imbang).
Catatan ini menempatkan Carrick dalam jajaran elite manajer awal MU.
Ia menjadi manajer ketiga yang mampu memenangi empat atau lebih dari lima pertandingan liga pertamanya bersama klub, menyusul Sir Matt Busby (1946) dan Ole Gunnar Solskjær (2019), yang sama-sama mencatatkan lima kemenangan.
Carrick Samakan Rekor Ruben Amorim
Baca Juga: Update Klasemen Liga Inggris Usai Manchester United Menang Dramatis 3-2 di Old Trafford
Kemenangan atas Fulham membuat MU meraih tiga kemenangan beruntun dari tiga laga di bawah arahan Michael Carrick.
Catatan tersebut menyamai rekor kemenangan beruntun terpanjang yang pernah dicapai mantan manajer United, RUben Amorim, selama 47 pertandingan masa jabatannya. Amorim mencatat tiga kemenangan beruntun pada Oktober 2025.
Spesialis Gol Penentu di Menit Akhir
Gol Benjamin Sesko ke gawang Fulham menandai gol kemenangan menit ke-90 kedua Manchester United di kandang musim ini.
Sebelumnya, Bruno Fernandes melakukan hal serupa saat menghadapi Burnley pada Agustus.
Menariknya, jumlah tersebut menyamai total gol kemenangan menit akhir yang dicetak MU dalam tiga musim sebelumnya.
Berita Terkait
-
Update Klasemen Liga Inggris Usai Manchester United Menang Dramatis 3-2 di Old Trafford
-
Hapus Kebingungan Era Amorim, Taktik Sederhana Carrick Bawa Manchester United Menang Beruntun
-
Pertaruhan Nasib Mikel Arteta di Arsenal, Raih Gelar Liga Inggris atau Dipecat
-
3 Pelatih Rekomendasi Roy Keane untuk Gantikan Michael Carrick di Manchester United
-
Old Trafford Terancam Dirobohkan, Manchester United Malah Untung
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia
-
Didier Deschamps Ungkap Alasan Prancis Sulit Kalahkan Paraguay
-
Thomas Tuchel: Lawan Meksiko Tenang Aja
-
Kylian Mbappe ke Paraguay: Kami Bisa Juga Mengotori Tangan, Tapi Itu Cara Buruk
-
Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga
-
Kunci Kemenangan Maroko Atas Kanada, Azzedine Ounahi Borong 2 Gol