-
Sassuolo menang 3-1 atas Pisa berkat gol Berardi, Kone, dan gol bunuh diri lawan.
-
Jay Idzes melakukan aksi penyelamatan krusial dengan membuang bola tepat di garis gawang sendiri.
-
Pelatih Fabio Grosso meminta tim tetap fokus membenahi kekurangan meski meraih kemenangan dua kali beruntun.
Mentalitas tangguh yang ditunjukkan lini belakang membuat lini serang Sassuolo kembali mendapatkan kepercayaan diri mereka.
Hanya berselang enam menit dari aksi penyelamatan Idzes, Sassuolo kembali menambah pundi-pundi gol di papan skor.
Ismael Kone menjadi aktor penutup kemenangan lewat golnya yang mengubah kedudukan akhir menjadi 3-1 bagi Neroverdi.
Hasil positif ini mengukuhkan posisi Sassuolo yang kini naik ke urutan ke-11 dengan koleksi 29 poin.
Kemenangan ini sekaligus menandai kebangkitan tim setelah melewati tren negatif selama tujuh pertandingan berturut-turut sebelumnya.
Pelatih kepala Sassuolo, Fabio Grosso, memberikan apresiasi tinggi terhadap perjuangan kolektif yang ditunjukkan seluruh pemainnya.
Ia merasa bangga karena timnya mampu melewati tekanan hebat di markas lawan dengan hasil yang memuaskan.
Meski demikian, juru taktik berpengalaman tersebut tidak ingin anak asuhnya cepat merasa puas dengan hasil ini.
Grosso menilai masih ada celah di lini tengah yang membuat lawan bisa menciptakan peluang berbahaya secara mendadak.
Baca Juga: Presiden Inter Blak-blakan Ciri-ciri Pelempar Flare ke Emil Audero, Rekaman CCTV Jadi Kunci
Fokus dan konsistensi menjadi dua hal utama yang ditekankan oleh pelatih yang membawa Italia juara dunia.
"Kami menutup pertandingan dengan keunggulan yang cukup jelas dalam laga yang tidak mudah. Ada beberapa hal yang masih perlu dibenahi, tetapi tim melakukan hal yang tepat di momen-momen penting dan mampu memaksimalkan peluang," ujar Grosso, dikutip dari situs resmi klub.
Sassuolo kini mencatatkan dua kemenangan beruntun yang sangat penting untuk menjauh dari zona bawah klasemen.
Performa apik Jay Idzes diprediksi akan terus menjadi pilihan utama Grosso dalam menjaga kedalaman lini pertahanan tim.
"Dalam beberapa fase kami melambat, kurang fokus, dan kesulitan mengalirkan bola. Kami harus memperbaikinya. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi masih bisa lebih efektif, terutama saat serangan balik," katanya.
Tim pelatih kini tengah mempersiapkan strategi baru untuk menghadapi pertandingan penting pada pekan-pekan mendatang di liga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial