-
Pelatih Persija tegaskan pemain naturalisasi wajib bersaing di latihan demi posisi tim inti.
-
Kedatangan Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra memperkuat kedalaman skuad tanpa mengurangi kuota asing.
-
Performa latihan menjadi satu-satunya standar bagi Mauricio Souza dalam memilih susunan pemain utama.
Contoh nyata kesuksesan adaptasi pemain naturalisasi di tim ini sudah dibuktikan oleh sosok Jordi Amat.
Mantan pemain JDT tersebut telah menjadi pilar yang nyaris tak tergantikan di sektor bek tengah Persija.
Kolaborasi Jordi bersama Rizky Ridho dan Thales Lira menciptakan benteng pertahanan yang sangat sulit ditembus lawan.
Sejauh musim ini berjalan, Jordi sudah membuktikan kapasitasnya dengan tampil sebanyak 17 kali bagi Macan Kemayoran.
Keberhasilan Jordi diharapkan mampu memicu motivasi bagi para pemain baru untuk segera menyatu dengan ritme tim.
Shayne Pattynama dipastikan tidak akan melenggang dengan mudah untuk mendapatkan posisi bek kiri utama tim.
Ia harus berhadapan langsung dengan performa gemilang pemain muda berbakat, Dony Tri Pamungkas, yang sedang menanjak.
Dony selama ini dikenal memiliki konsistensi luar biasa dan fisik yang prima untuk mengawal sisi kiri pertahanan.
Persaingan internal yang sehat ini justru dianggap sebagai keuntungan besar bagi kedalaman taktik yang dimiliki Souza.
Baca Juga: Efek Domino Maarten Paes, Ajax Amsterdam Korbankan Kiper Muda Berbakat
Tim pelatih kini memiliki banyak opsi variasi serangan maupun pertahanan tergantung dari karakter lawan yang dihadapi.
Jika Mauro Zijlstra resmi mendarat, tensi persaingan di sektor depan juga dipastikan akan semakin memanas nantinya.
Ia harus bersaing secara terbuka dengan striker haus gol seperti Gustavo Almeida dan juga Eksel Runtukahu.
Skema tiga penyerang yang sering diusung Souza menuntut mobilitas tinggi dan insting mencetak gol yang tajam.
Souza mengakui bahwa dinamika di media sosial terkait fenomena pemain naturalisasi ini memang sangat tinggi.
"Saya lihat di media sosial banyak orang berkomentar soal pemain naturalisasi datang ke Indonesia (Super League) buat main di sini."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal
-
Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol
-
Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga
-
Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta
-
Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru
-
Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030
-
Mikel Arteta Sebut Lolos ke Final Liga Champions sebagai Malam Terbaik dalam Kariernya
-
Declan Rice Semringah usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions, Kirim Pesan untuk Suporter