- Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, menyatakan kekecewaan atas kekalahan 0-5 telak melawan Inter Milan pada Serie A.
- Grosso menyebutkan babak pertama sangat baik namun keberanian berlebih timnya membuka celah hukuman dari Inter.
- Kesalahan fatal termasuk kartu merah Nemanja Matic dianggap menjadi faktor signifikan yang memengaruhi hasil akhir laga tersebut.
Suara.com - Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso mengaku bahwa ia cukup kecewa dengan kekalahan telak 0-5 dari Inter Milan dalam lanjutan Serie A, Senin (9/2) dinihari WIB.
Meski kecewa lini belakangnya hancur lebur oleh serangan Lautaro Martinez dkk, Grosso tetap memberikan apresiasi kepada penampilan Jay Idzes Cs.
Grosso menilai ada banyak pelajaran berharga yang bisa diambil, terutama dari performa tim pada babak pertama.
Menurutnya, menghadapi tim dengan kualitas seperti Inter memang membutuhkan permainan hampir sempurna, ditambah sedikit keberuntungan.
“Ini pertandingan yang memberi banyak pelajaran, bahkan ada hal-hal positif meski hasilnya berat. Kami menghadapi tim dengan level sangat tinggi, jadi Anda harus tampil sangat baik dan berharap mereka tidak melakukan hal yang sama,” ujar Grosso dilansir dari Tuttosport
Grosso menilai Sassuolo sebenarnya tampil impresif di awal pertandingan.
Namun, keberanian berlebih justru membuka celah bagi Inter untuk menghukum mereka.
“Kami menjalani babak pertama dengan level sangat tinggi, mungkin bahkan terlalu berani. Peluang yang kami berikan muncul karena kurangnya kejernihan dalam mengambil keputusan. Kami harus lebih pintar memahami kapan harus menyerang dan kapan menunggu,” jelasnya.
Sassuolo sempat mencetak gol lewat Thorstvedt, tetapi dianulir karena offside. Grosso percaya gol tersebut bisa menjadi titik balik jika disahkan.
Baca Juga: Inter Gilas Jay Idzes Cs 5-0, Chivu Lempar Kata-kata Pedas: Mereka Sempat Merepotkan tapi...
“Gol itu bisa memberi energi untuk memulai babak kedua dengan lebih baik. Namun kami justru kebobolan dua gol di awal paruh kedua, sesuatu yang biasanya tidak kami biarkan terjadi dengan mudah,” katanya.
Situasi semakin sulit setelah kartu merah yang diterima Nemanja Matic, yang disebut Grosso sebagai kesalahan fatal.
“Dia melakukan kecerobohan, dan melawan lawan berkualitas tinggi, kesalahan seperti itu harus dibayar mahal,” tegasnya.
Kiper Sassuolo, Arijanet Muric, ikut menjadi sorotan setelah kebobolan lima gol. Meski begitu, Grosso tetap membela anak asuhnya.
“Muric punya potensi besar, seperti banyak pemain lain di tim ini. Dia bisa tampil lebih baik, tetapi dalam banyak pertandingan sebelumnya dia sangat membantu kami,” ujar Grosso.
Pelatih berusia 48 tahun itu menegaskan pentingnya memahami ritme pertandingan agar keberanian tim tidak berubah menjadi kelemahan.
“Keberanian itu bagus, tetapi kami harus tahu kapan menggunakannya. Kami memberi terlalu banyak ruang kepada lawan dan harus belajar mengenali momen dalam pertandingan,” tambahnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Inter Gilas Jay Idzes Cs 5-0, Chivu Lempar Kata-kata Pedas: Mereka Sempat Merepotkan tapi...
-
Ngeri! Media Ini Kritik Keras Jay Idzes CS: Tidak Pernah Mampu Melakukannya!
-
Eks MU Kartu Merah, Jay Idzes Ikut Kena Getahnya: Nilai Jeblok karena Banyak Kesalahan
-
Pertahanan Sassuolo Rapuh, Jay Idzes Gagal Redam Amukan Inter Milan yang Cetak 5 Gol Tanpa Balas
-
4 Fakta Menarik Kiper Anyar Persija Jakarta Cyrus Margono, Jebolan Akademi Inter Milan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Kumpul Jelang HUT RI, Sekjen Koalisi Prabowo Bahas Penguatan Kabinet dan Masalah Puluhan Tahun
-
Jembatan Putus Way Pengubuan Belum Juga Diperbaiki
-
Nasib ABK WNI Pascaserangan kapal MV Tihamah di Selat Bab Al Mandeb Yaman Masih Dicari
-
Saham BUMN Ada yang Berpotensi Delisting, Danantara Mau Fokus Ini
-
Kinerja Bank Besar Melaju Pada Kuartal II, BFIN dan BBCA Jadi Saham Kejutan
-
Lockbox Terasa Seperti Dua Film yang Dipaksa Menjadi Satu
-
Pengamanan Diperketat, Helikopter dan Rantis Disiagakan Jelang Kedatangan Prabowo di DPR
-
Pengamat: Amerika Serikat Kehabisan Cara Menekan Iran
-
Prahara Chat Aborsi Viral: Karier Sang Duta Wisata Tio Ferdian Terjerembab
-
Rilis iPhone 18 Bakal "Dicicil", Versi Standar Terpaksa Ngaret Sampai 2027? Ini Bocorannya!