-
Sandy Walsh membawa Buriram United menang 1-0 atas Chengdu Rongcheng di Liga Champions Asia.
-
Bek Timnas Indonesia ini tampil disiplin sebagai starter sebelum diganti pada menit ke-63 laga.
-
Buriram kini berada di posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi sebelas poin dari tujuh laga.
Suara.com - Bek andalan Timnas Indonesia kembali mengukir prestasi gemilang di kancah sepak bola antarklub tertinggi Benua Asia.
Sandy Walsh dipercaya turun sejak menit pertama dalam laga krusial babak 16 besar AFC Champions League Elite.
Pertandingan yang berlangsung di markas Chengdu Rongcheng ini menjadi panggung pembuktian bagi sang pemain bertahan.
Skuad Buriram United berhasil mencuri poin penuh dengan kemenangan tipis satu gol tanpa balas di China.
Hasil positif ini menjadi modal yang sangat krusial bagi klub asal Thailand sebelum melakoni leg kedua.
1. Soliditas Lini Belakang Sandy Walsh
Keberadaan pemain berusia 29 tahun tersebut di sektor bek kanan membuat penyerang lawan kesulitan menembus pertahanan.
Walsh menunjukkan kedisiplinan tingkat tinggi dalam menjaga area yang menjadi tanggung jawab utamanya sepanjang laga tersebut.
Mantan penggawa KV Mechelen ini berkontribusi besar dalam menjaga kesucian gawang timnya dari kebobolan oleh tuan rumah.
Baca Juga: Persija Terusir dari GBK, Ini Alasan dan Opsi Stadion Pengganti
Meski bermain sangat efektif, pelatih memutuskan untuk menarik keluar sang pemain pada pertengahan babak kedua berlangsung.
Langkah ini diambil demi menjaga stabilitas permainan tim saat tekanan dari Chengdu Rongcheng semakin meningkat drastis.
Keputusan tersebut membuat Ruben Sanchez masuk menggantikan Walsh tepat pada saat pertandingan memasuki menit ke-63.
Strategi pergantian ini murni bersifat taktikal untuk memastikan keunggulan tim tetap terjaga hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan dramatis ini tercipta berkat gol tunggal yang dilesakkan oleh Bisolli saat babak kedua baru berjalan.
Bisolli berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-50 yang langsung mengubah jalannya tempo permainan di lapangan hijau.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki