- Timnas Indonesia akan menghadapi St Kitts and Nevis dalam laga FIFA Series 2026 mendatang.
- St Kitts and Nevis menunjuk pelatih baru asal Brasil, Marcelo Serrano, efektif sejak 6 Februari lalu.
- Pertandingan ini menjadi debut resmi bagi pelatih baru Indonesia, John Herdman, menghadapi Serrano.
Suara.com - Menjelang FIFA Series 2026 bulan depan, Timnas Indonesia akan menghadapi St Kitts and Nevis di laga pertama.
Menariknya laga ini akan menjadi saksi dua tim yang sedang memasuki era baru di kursi pelatih.
Dari kubu St Kitts and Nevis, federasi setempat baru menunjuk arsitek anyar untuk memimpin The Sugar Boyz.
Sosok tersebut adalah pelatih asal Brasil berusia 46 tahun, Marcelo Serrano, yang resmi bertugas sejak 6 Februari lalu.
Serrano memiliki lisensi kepelatihan profesional dari Brasil dan Amerika Serikat.
Rekam jejaknya juga mencakup pengalaman sebagai asisten di Timnas Brasil U-17, Timnas Amerika Serikat U-17, serta sejumlah klub.
"Saya sangat berterima kasih atas kesempatan ini untuk bekerja bersama kepemimpinan dan staf Asosiasi Sepak Bola St Kitts dan Nevis saat kami mengejar tujuan kami untuk lolos ke turnamen besar," tutur Marcelo Serrano di laman resmi Aosiasi sepak bola St. Kitts and Nevis.
Penunjukan Serrano disambut penuh harapan oleh publik sepak bola St Kitts and Nevis.
Negara yang berada di kawasan Karibia dan tergabung dalam konfederasi CONCACAF itu dinilai memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh.
Baca Juga: Pengakuan Luke Vickery Kontak dengan John Herdman Bikin Publik Australia Heboh
St Kitts and Nevis juga diperkuat sejumlah pemain berdarah Inggris yang cukup dikenal, seperti Jordan Bowery, Romaine Sawyers, Omari Sterling-James, Harrison Andreas Panayiotou, Tyreece Simpson, Andre Burley, hingga Lois Maynard.
Presiden Federasi Sepak Bola St Kitts and Nevis (SKNFA), Atiba Harris menilai kehadiran Serrano bukan hanya untuk memperbaiki prestasi tim nasional, tetapi juga untuk mendorong peningkatan kualitas sepak bola di negaranya.
"Dengan pengalamannya yang luas, Pelatih Serrano akan bekerja sama erat dengan Direktur Teknik kami, Giba Damiano, dan staf teknis untuk membangun program pendampingan bagi pelatih lokal dan membantu meningkatkan standar kepelatihan secara keseluruhan di negara ini," kata Harris.
Situasi tersebut membuat St Kitts and Nevis berada dalam kondisi serupa dengan Timnas Indonesia.
Skuad Garuda juga akan menjalani laga FIFA Series 2026 di bawah komando pelatih anyar, John Herdman.
Pertemuan Timnas Indonesia melawan St Kitts and Nevis pun bukan sekadar uji coba internasional, melainkan juga ajang adu racik strategi dua pelatih baru.
Bagi Herdman, pertandingan itu sekaligus menjadi debut resminya bersama tim Merah Putih, sementara bagi Serrano laga ini menjadi ujian awal dalam membangun identitas baru The Sugar Boyz.
Berita Terkait
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Intip Statistik Mentereng Elkan Baggott Bersama Ipswich Town di Piala FA
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Asal-usul Darah Indonesia Tony Kouwen, Kiper Muda yang Trial di Atletico Madrid