-
Ole Romeny belum mencetak gol dalam 363 menit bermain bersama klub Oxford United.
-
Oxford United terpuruk di papan bawah Championship meski sudah melakukan pergantian posisi manajer.
-
John Herdman memprioritaskan pemain dengan jam terbang tinggi untuk memperkuat skuad Timnas Indonesia.
Situasi internal klub juga tidak banyak membantu bagi perkembangan performa individu pemain kelahiran Belanda tersebut.
Oxford United saat ini masih berkutat di zona bawah klasemen sementara EFL Championship musim 2025/2026.
Mereka baru mampu mengumpulkan 28 poin dari total 32 pertandingan yang sudah dijalani musim ini.
Pergantian nakhoda tim dari Gary Rowett menuju Matt Bloomfield ternyata belum membuahkan hasil yang signifikan.
Klub ini bahkan harus menelan pil pahit setelah dipastikan tersingkir pada putaran keempat ajang Piala FA.
Keterpurukan Ole Romeny memicu spekulasi besar terkait daftar pemain Timnas Indonesia untuk kalender Maret mendatang.
Pelatih kepala membutuhkan amunisi yang memiliki ritme bertanding tinggi demi menjaga kualitas permainan kolektif tim nasional.
Sulit bagi seorang pelatih untuk memanggil pemain yang jarang mendapatkan jam terbang reguler di level klub.
Nasib kurang beruntung ternyata tidak hanya dialami oleh Ole Romeny seorang di lini depan Indonesia.
Baca Juga: Solusi Krisis, Nathan Tjoe-A-On Bisa Gantikan Thom Haye dan Shayne Pattynama di FIFA Series
Beberapa penyerang andalan Timnas Indonesia lainnya juga dilaporkan sedang tidak dalam kondisi performa terbaik mereka.
Ramadhan Sananta yang berkarier di luar negeri tidak selalu mendapatkan kepercayaan menjadi starter di DPMM FC.
Sementara itu, Mauro Zijlstra baru saja memulai petualangan baru dengan bergabung bersama klub Persija Jakarta.
Situasi ini membuat lini serang Timnas Indonesia berada dalam kondisi yang cukup mengkhawatirkan bagi John Herdman.
Kebugaran bertanding akan menjadi faktor penentu utama bagi setiap pemain untuk bisa mengenakan seragam Garuda.
Ole Romeny harus segera menemukan cara untuk kembali ke performa terbaiknya sebelum waktu pemanggilan tiba.
Jika tidak ada perubahan signifikan, bukan tidak mungkin posisinya akan digantikan oleh penyerang lain yang aktif.
Persaingan menuju skuad utama kian ketat seiring dengan tuntutan prestasi yang diberikan oleh masyarakat pecinta sepak bola.
Publik kini menanti keputusan berani apa yang akan diambil oleh John Herdman untuk membenahi masalah ini.
Keberhasilan sebuah tim nasional sangat bergantung pada kontribusi pemain yang tampil konsisten di level liga.
Dukungan terus mengalir agar para pemain yang berkarier di luar negeri bisa segera bangkit dari keterpurukan.
Semoga masalah menit bermain ini segera teratasi demi kejayaan Timnas Indonesia di panggung internasional mendatang.
Daftar pemain yang akan dirilis pada bulan Maret akan menjadi jawaban atas segala teka-teki lini depan.
Persiapan matang sangat diperlukan agar Indonesia tetap kompetitif dalam menghadapi lawan-lawan berat di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN