Bola / Bola Indonesia
Rabu, 18 Februari 2026 | 19:30 WIB
Simak 3 fakta Joey van Beukering, bek kiri De Treffers berdarah Yogyakarta. Keponakan Jhon van Beukering ini bermimpi bela Timnas Indonesia. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Joey van Beukering merupakan keponakan eks striker Timnas Indonesia, Jhon van Beukering, dan memiliki darah Indonesia penuh dari ayahnya yang berasal dari Yogyakarta.
  • Pemain anyar De Treffers ini berposisi sebagai bek kiri yang fleksibel menjadi sayap, dikenal agresif, memiliki umpan silang akurat, dan jarang mengalami cedera.
  • Joey memiliki latar belakang akademi Vitesse serta De Graafschap dan secara terbuka menyatakan mimpinya untuk membela Timnas Indonesia di masa depan.

Suara.com - Nama Joey van Beukering mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air karena ketertarikannya membela Timnas Indonesia.

Bek kiri berusia 23 tahun ini memiliki profil menarik yang digadang-gadang bisa menambah kedalaman skuad Garuda di masa depan.

Berikut adalah tiga fakta menarik mengenai Joey van Beukering, pemain anyar De Treffers yang memiliki darah kental Yogyakarta.

1. Keponakan Eks Striker Timnas dan Berdarah Yogyakarta

Fakta paling mencolok dari Joey adalah statusnya sebagai keponakan dari Jhon van Beukering, mantan striker yang pernah dinaturalisasi Timnas Indonesia.

Darah Indonesia mengalir deras di tubuh Joey melalui sang ayah, Dennis van Beukering, yang merupakan pria asal Yogyakarta.

Latar belakang keluarga inilah yang memupuk mimpi besarnya untuk bisa berseragam Merah Putih suatu hari nanti.

“Ayah saya berasal dari Yogyakarta dan memiliki darah Indonesia penuh,” ujar Joey menjelaskan asal-usulnya.

Keinginan tersebut bukan sekadar wacana, melainkan ambisi karier yang ingin ia wujudkan secara nyata.

Baca Juga: 3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia

“Suatu hari nanti saya ingin bermain untuk Timnas Indonesia. Itu adalah mimpi saya,” tambahnya dengan tegas.

2. Bek Kiri Modern yang Agresif dan Jarang Cedera

Secara teknis, Joey dikenal sebagai pemain berkaki kiri yang memiliki fleksibilitas tinggi di atas lapangan hijau.

Pemain bertinggi 178 cm ini mampu menjalankan peran ganda dengan baik, yakni sebagai bek kiri (left back) maupun penyerang sayap kiri (left winger).

Gaya mainnya dinilai sangat agresif, memiliki kecepatan mumpuni, serta dibekali kemampuan umpan silang akurat yang memanjakan penyerang.

“Saya selalu bisa bermain di beberapa posisi, tetapi tiga musim terakhir saya fokus penuh sebagai bek kiri,” jelas pemain kelahiran Arnhem tersebut.

Salah satu keunggulan utama Joey adalah kondisi fisiknya yang sangat prima karena tercatat hampir tidak pernah absen panjang akibat cedera dalam beberapa musim terakhir.

3. Jebolan Akademi Vitesse yang Baru Gabung De Treffers

Rekam jejak pendidikan sepak bola Joey terbilang cukup mentereng karena pernah menimba ilmu di akademi klub elit Belanda seperti Vitesse dan De Graafschap.

Ia sudah merasakan kerasnya atmosfer kompetisi senior sejak usia 17 tahun saat menjadi andalan di klub MASV Arnhem pada kompetisi Divisi Empat.

Konsistensi performanya selama empat musim terakhir membuat klub top amatir, De Treffers, kepincut untuk merekrutnya pada musim 2025/2026.

Kepindahan ini dianggap sebagai lompatan besar dalam karier profesionalnya untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

“Saya sangat bangga bisa bergabung dengan De Treffers. Ketika mereka menunjukkan minat, saya tidak ragu. Mustahil menolak klub top amatir sebesar ini,” tegas Joey.

Menariknya, sang ayah yakni Dennis van Beukering juga akan mendampingi kariernya di klub baru tersebut dengan menjabat sebagai asisten pelatih.

Load More