- Joey van Beukering merupakan keponakan eks striker Timnas Indonesia, Jhon van Beukering, dan memiliki darah Indonesia penuh dari ayahnya yang berasal dari Yogyakarta.
- Pemain anyar De Treffers ini berposisi sebagai bek kiri yang fleksibel menjadi sayap, dikenal agresif, memiliki umpan silang akurat, dan jarang mengalami cedera.
- Joey memiliki latar belakang akademi Vitesse serta De Graafschap dan secara terbuka menyatakan mimpinya untuk membela Timnas Indonesia di masa depan.
Suara.com - Nama Joey van Beukering mendadak menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air karena ketertarikannya membela Timnas Indonesia.
Bek kiri berusia 23 tahun ini memiliki profil menarik yang digadang-gadang bisa menambah kedalaman skuad Garuda di masa depan.
Berikut adalah tiga fakta menarik mengenai Joey van Beukering, pemain anyar De Treffers yang memiliki darah kental Yogyakarta.
1. Keponakan Eks Striker Timnas dan Berdarah Yogyakarta
Fakta paling mencolok dari Joey adalah statusnya sebagai keponakan dari Jhon van Beukering, mantan striker yang pernah dinaturalisasi Timnas Indonesia.
Darah Indonesia mengalir deras di tubuh Joey melalui sang ayah, Dennis van Beukering, yang merupakan pria asal Yogyakarta.
Latar belakang keluarga inilah yang memupuk mimpi besarnya untuk bisa berseragam Merah Putih suatu hari nanti.
“Ayah saya berasal dari Yogyakarta dan memiliki darah Indonesia penuh,” ujar Joey menjelaskan asal-usulnya.
Keinginan tersebut bukan sekadar wacana, melainkan ambisi karier yang ingin ia wujudkan secara nyata.
Baca Juga: 3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
“Suatu hari nanti saya ingin bermain untuk Timnas Indonesia. Itu adalah mimpi saya,” tambahnya dengan tegas.
2. Bek Kiri Modern yang Agresif dan Jarang Cedera
Secara teknis, Joey dikenal sebagai pemain berkaki kiri yang memiliki fleksibilitas tinggi di atas lapangan hijau.
Pemain bertinggi 178 cm ini mampu menjalankan peran ganda dengan baik, yakni sebagai bek kiri (left back) maupun penyerang sayap kiri (left winger).
Gaya mainnya dinilai sangat agresif, memiliki kecepatan mumpuni, serta dibekali kemampuan umpan silang akurat yang memanjakan penyerang.
“Saya selalu bisa bermain di beberapa posisi, tetapi tiga musim terakhir saya fokus penuh sebagai bek kiri,” jelas pemain kelahiran Arnhem tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis Dapat Kabar Buruk! Tchouameni Absen Lawan Paraguay Buntut Cedera Paha
-
Portugal Penuh Keraguan Jelang Hadapi Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis vs Paraguay: Les Bleus Tak Hanya Lawan Albirroja, tapi Juga Suhu 38 Derajat
-
Hasil Piala Dunia 2026: Sontekan Maut Jhon Arias Bawa Kolombia Singkirkan Ghana
-
Argentina Salahkan Lapangan usai Susah Payah Kalahkan Tanjung Verde
-
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah di Piala Dunia 2026
-
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
-
Lionel Messi Cetak 3 Rekor Gila saat Bantu Argentina Singkirkan Tanjung Verde
-
Cristiano Ronaldo Punya Pelatih Baru di Al Nassr