- Alessandro Bastoni (Inter Milan) berkomentar tentang kartu merah Pierre Kalulu dalam Derby d'Italia kontra Juventus (3-2).
- Bastoni mengakui kontak terasa di lengan, namun menyesali selebrasinya yang memicu reaksi publik berlebihan.
- Ia sangat menyayangkan ancaman pembunuhan yang diterima istri dan anak-anaknya akibat insiden tersebut.
Suara.com - Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, akhirnya buka suara terkait kontroversi kartu merah Pierre Kalulu dalam laga panas Derby d’Italia antara Inter vs Juventus.
Dalam duel Serie A yang berakhir 3-2 untuk kemenangan Inter berkat gol menit akhir Piotr Zielinski, Bastoni menjadi sorotan tajam setelah dianggap melakukan diving yang berujung kartu merah untuk Kalulu.
Tak hanya itu, selebrasinya setelah bek Juventus tersebut diusir wasit memicu gelombang kritik, bahkan hingga ancaman pembunuhan terhadap keluarganya.
Insiden terjadi pada menit ke-42 saat Inter menghadapi Juventus di Stadion Giuseppe Meazza. Kalulu menerima kartu kuning kedua dari wasit Federico La Penna setelah pelanggaran terhadap Bastoni.
Setelah bungkam beberapa hari, Bastoni akhirnya berbicara dalam konferensi pers jelang laga Liga Champions melawan Bodo/Glimt bersama pelatih Cristian Chivu.
Ia meminta maaf atas selebrasinya, tetapi tidak sepenuhnya mengakui melakukan diving.
“Saya merasakan ada kontak di lengan saya, meski terlihat berlebihan saat tayangan ulang. Saya di sini untuk bertanggung jawab. Yang saya sesalkan adalah reaksi saya setelah itu,” ujar Bastoni kepada Sky Sport Italia.
Ia menegaskan bahwa manusia berhak melakukan kesalahan, tetapi juga punya kewajiban untuk mengakuinya.
Namun Bastoni juga menyoroti besarnya reaksi publik yang menurutnya berlebihan.
Baca Juga: Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter Milan: Nerazzurri Wajib Menang di Kutub Utara
“Karier dan karakter saya tidak seharusnya ditentukan oleh satu insiden. Saya melihat banyak kemunafikan. Saya berterima kasih kepada mereka yang hanya menyebut saya ‘bodoh’ dan berhenti sampai di situ.”
Bek Timnas Italia itu mengaku dirinya sudah terbiasa menghadapi tekanan media. Namun ia menyayangkan ancaman pembunuhan yang diterima istri dan anaknya.
“Saya bisa menangani situasi ini. Tapi saya lebih sedih karena istri dan anak saya juga menerima ancaman pembunuhan,” katanya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter Milan: Nerazzurri Wajib Menang di Kutub Utara
-
Juventus Dibantai Galatasaray 2-5, Luciano Spalletti Ngamuk: Kami Mundur Tiga Langkah!
-
Allegri Kibarkan Bendera Putih: Sebut Inter Favorit Scudetto, Milan Fokus Tiket Liga Champions
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray: Potensi Duel Panas di Istanbul!
-
Jelang Galatasaray vs Juventus, Luciano Spalletti Ultimatum Pemain Bianconeri
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung
-
Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026
-
Mikel Arteta Dipuji Ubah Mentalitas Arsenal Jadi Monster Eropa
-
Ogah Terpeleset di Laga Terakhir, Julio Cesar Minta Pemain Persib Bandung Lakukan Ini
-
Pujian Berbisa Luis Enrique: Sebut Mikel Arteta Masterpiece Modern Jelang Final Liga Champions
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Unai Emery, Nama 'Villa' dan Mantra Sakti di Liga Europa
-
Luis Enrique: Arsenal Terbaik di Dunia Jika Tanpa Bola
-
Nasib Sial Neymar: Dipanggil Brasil ke Piala Dunia 2026, Eh Cedera Lagi!
-
Unai Emery 'Si Raja' Liga Europa, 5 Trofi dalam 6 Final!