-
Persib Bandung resmi tersingkir dari ACL 2 setelah kalah agregat 1-3 dari Ratchaburi.
-
Marc Klok mengirim pesan motivasi agar Bobotoh tetap bangga atas sejarah di Asia.
-
Fokus utama Persib kini beralih sepenuhnya untuk meraih hasil maksimal di Super League.
Suara.com - Langkah tim kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung, terpaksa terhenti di panggung bergengsi AFC Champions League Two (ACL 2) musim ini.
Skuad berjuluk Pangeran Biru ini dipastikan gagal melaju ke fase perempat final setelah mengakui keunggulan lawan mereka.
Kekalahan agregat 1-3 dari klub asal Thailand, Ratchaburi, menjadi tembok penghalang yang mengakhiri mimpi di kompetisi Asia.
Meskipun sempat memberikan perlawanan pada leg kedua, hasil akhir tetap tidak mampu menyelamatkan posisi Persib.
Kondisi ini menyisakan kekecewaan mendalam bagi seluruh elemen tim serta para pendukung setia yang hadir.
Situasi pascapertandingan sempat memanas ketika beberapa oknum suporter masuk ke dalam area lapangan hijau.
Aksi tersebut terjadi sebagai bentuk luapan emosi atas kegagalan tim melangkah lebih jauh di turnamen internasional tersebut.
Insiden turunnya penonton ke lapangan ini dikhawatirkan akan memicu sanksi tegas berupa denda dari pihak AFC.
Hal ini tentu menjadi rapor merah tambahan selain kegagalan prestasi di atas rumput stadion kemarin malam.
Baca Juga: Persib Bandung Gagal di ACL 2 Tapi Rekor Kandang GBLA Masih Sangat Menakjubkan Musim Ini
Meski atmosfer sedang meredup, kapten tim Marc Klok muncul memberikan pesan penyejuk melalui akun media sosial pribadinya.
Gelandang naturalisasi tersebut mencoba membangkitkan mentalitas rekan setimnya dan juga semangat para Bobotoh yang sedang terluka.
Marc Klok secara terbuka menuliskan rasa bangganya terhadap perjuangan tim meski hasil yang didapat belum sesuai harapan.
"Hari ini, perjalanan kami di ACL 2 berakhir. Tapi kebanggaan ini tidak akan pernah berakhir. Kita telah melangkah ke Asia. Kita telah bertarung sampai akhir. Kita telah membawa nama Persib ke level yang lebih tinggi. Ini adalah sejarah. Tidak semua tim memiliki kesempatan ini. Tidak semua tim memiliki kekuatan ini. Tidak semua tim memiliki Bobotoh seperti kami."
Ia menilai pengalaman bertanding di level benua merupakan sebuah sejarah penting yang patut diapresiasi oleh semua pihak.
Klok menekankan bahwa keberadaan suporter adalah elemen paling krusial dalam setiap langkah yang diambil oleh klub.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain
-
Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir
-
Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia