-
Persib Bandung mengalihkan jadwal latihan ke malam hari untuk menjaga kualitas fisik pemain.
-
Marc Klok sudah kembali berlatih sementara Alfeandra Dewangga masih dalam tahap pemulihan cedera.
-
Maung Bandung bersiap menghadapi Persita Tangerang demi mempertahankan posisi puncak klasemen Liga 1.
Suara.com - Pemimpin klasemen kasta tertinggi sepak bola Indonesia saat ini sedang melakukan penyesuaian agenda internal. Persib Bandung secara resmi menggeser waktu aktivitas lapangan mereka sepanjang bulan suci Ramadan bagi umat Muslim.
Latihan perdana di masa puasa ini sudah terlaksana di Stadion Gelora Bandung Lautan Api kemarin malam.
Seluruh penggawa Maung Bandung mulai berkumpul untuk mengolah bola tepat pada pukul setengah sembilan malam.
Langkah ini diambil manajemen tim agar kewajiban spiritual para pemain tetap berjalan beriringan dengan profesionalisme.
Pelatih kepala tim asal Jawa Barat tersebut memiliki alasan medis dan teknis yang sangat kuat.
Bojan Hodak tidak ingin memaksakan fisik para atletnya bergerak di bawah terik matahari saat berpuasa.
Dikutip dari sumber internal klub, pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut ingin level energi pemain tetap stabil.
Baginya, durasi istirahat yang lebih panjang di siang hari menjadi kunci pemulihan kondisi fisik.
"Ini normal. Kami hanya perlu sedikit mengubah gaya hidup. Jadi mereka (pemain) bisa tidur lebih lama di pagi hari dan kami berlatih di malam hari," kata Hodak.
Baca Juga: Link Ngaji Online Ramadan 2026 Bareng Gus Mus dan Kiai PBNU, Simak Jadwal Lengkapnya!
Strategi ini terbukti efektif dalam menjaga kualitas permainan tim yang sedang naik daun tersebut.
Pihak kepelatihan menjamin tidak ada pengurangan beban kerja bagi para pemain meski jadwal berubah.
Bojan Hodak memastikan bahwa target latihan tetap sama tingginya dengan sesi latihan reguler biasanya.
Dengan makan terlebih dahulu, metabolisme pemain diharapkan mampu menanggung beban latihan berat di lapangan hijau.
"Semuanya akan memiliki intensitas yang sama seperti yang kami lakukan dua tahun terakhir. Satu-satunya hal adalah kami mulai berlatih lebih malam sehingga para pemain bisa makan (buka puasa) dan setelah itu bisa berlatih secara normal," tambah dia.
Sesi latihan terbaru tersebut dikelola dengan sistem pembagian dua kelompok kerja yang berbeda fungsinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Sekecil Apa Peluang Persija Juara Musim Ini? Mauricio Souza Bilang Begini
-
2 Kekuarangan Timnas Futsal Indonesia Jelang Hadapi Malaysia
-
Peringkat Terbaru Bali United Usai Bantai PSBS Biak 6-1
-
Momen Bersejarah! Assist Perdana Claudia Scheunemann di Eropa, Bantu FC Utrecht Menang 3-0
-
4 Bulan Lebih Menepi, Isco Akhirnya Kembali Berlatih bersama Real Betis
-
Jadi Mimpi Buruk Persija, Moussa Sidibe Bongkar Kunci Kemenangan Bhayangkara FC
-
Napoli Bungkam AC Milan, Antonio Conte: Kami Bangga!
-
Modal Bantai Brunei, Timnas Indonesia Siap Beri Mimpi Buruk untuk Malaysia di Piala AFF Futsal 2026
-
Luciano Spalletti Puas dengan Performa Juventus usai Kalahkan Genoa
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 Tanpa Diaspora Eropa